Dedi Congor Bantah Jadi Stafsus BIN dan Menko Polhukam, Sebut ID Card untuk Lelucon
Ahmad Dedi alias Dedi Congor membantah pernah menjadi staf khusus BIN atau Menko Polhukam. Ia mengaku foto ID card dikirim untuk lucu-lucuan.
Ahmad Dedi alias Dedi Congor membantah pernah menjadi staf khusus BIN atau Menko Polhukam. Ia mengaku foto ID card dikirim untuk lucu-lucuan.
Ahmad Dedi alias Dedi Congor membantah tudingan menjadi staf khusus BIN dan Menko Polhukam. Ia mengaku pernah membuat ID palsu untuk bersenang-senang.
Sidang kasus dugaan suap Bea Cukai memanas. Saksi Faizal Assegaf mengancam hakim dan jaksa, memicu respons keras dari majelis hakim.
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi Bea Cukai, Rizal, mengaku memberikan alat podcast senilai lebih dari Rp 100 juta kepada Faizal Assegaf untuk kepentingan institusi.
Jaksa KPK mengungkap isi chat WhatsApp terdakwa kasus Bea Cukai yang berisi instruksi “sembunyi dulu” dan ancaman “komandan juga ditarget”.
Terdakwa kasus Bea Cukai akui beli alat podcast untuk Faizal Assegaf pakai dana operasional, bukan dana khusus. Ia mengaku takut melapor ke atasan.
Percakapan WhatsApp antara terdakwa kasus suap Bea Cukai, Rizal dan Sisprian Subiaksono, menampilkan instruksi “jangan lengah, tegar, kejam” dan “buka celananya”.
KPK memanggil dua pejabat Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaan suap impor. Total delapan tersangka telah diproses.
Terdakwa kasus gratifikasi Bea Cukai, Orlando Hamonangan, menangis di sidang dan mengaku diperintahkan atasan untuk menanggung perkara agar tidak melebar.
Jaksa KPK mencecar pejabat Bea Cukai soal dugaan bocornya informasi operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan sejumlah petinggi Direktorat Bea Cukai.