Mendiktisaintek Soroti 34.711 Prodi, Pendidikan Paling Banyak Dibanding Teknik dan Kesehatan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengungkapkan ada 34.711 program studi di Indonesia, dengan mayoritas di bidang pendidikan.

Mendiktisaintek Soroti 34.711 Prodi, Pendidikan Paling Banyak Dibanding Teknik dan Kesehatan
Pendidikan jadi bidang ilmu yang punya prodi terbanyak. Foto: BKHM Kemendikdasmen

JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyoroti banyaknya jumlah program studi (prodi) di Indonesia yang mencapai 34.711 jurusan. Menurutnya, bidang ilmu pendidikan memiliki jumlah prodi terbanyak, mengungguli bidang teknik, kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Brian menyatakan kemajuan bidang pendidikan sangat krusial bagi kemajuan pendidikan tinggi Indonesia secara keseluruhan. “Jadi, kalau program studi pendidikan ini maju, maka pendidikan tinggi Indonesia juga maju. Sebaliknya, kalau ini tidak bisa memberikan kontribusi positif, maka juga akan mempengaruhi pendidikan tinggi secara nasional,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Brian saat pembukaan Konvensi Pendidikan Indonesia XII Tahun 2026 di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, pada 2 Oktober 2026. Acara tersebut kemudian ditayangkan ulang di laman YouTube Undiksha pada Selasa (6/10/2026).

Jumlah Prodi Berdasarkan Kelompok Bidang Ilmu

Data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdiktisaintek yang tertuang dalam buku Statistik Pendidikan Tinggi 2025 menunjukkan bahwa kelompok bidang ilmu pendidikan memang memiliki jumlah prodi aktif terbesar, yakni sebanyak 7.049 jurusan. Posisi ini menempatkan pendidikan di urutan teratas daftar jumlah prodi terbanyak berdasarkan kelompok bidang ilmu.

Selanjutnya, kelompok bidang ilmu teknik menempati posisi kedua dengan 6.223 prodi, diikuti oleh bidang kesehatan dengan 4.980 prodi. Sementara itu, kelompok bidang ilmu seni dan humaniora menjadi yang paling sedikit memiliki prodi. Bidang seni tercatat memiliki 551 prodi, dan humaniora sebanyak 779 prodi.

Berikut adalah rincian jumlah prodi berdasarkan kelompok bidang ilmu:

  • Pendidikan: 7.049 prodi
  • Teknik: 6.223 prodi
  • Kesehatan: 4.980 prodi
  • Sosial: 4.894 prodi
  • Ekonomi: 4.466 prodi
  • Pertanian: 2.255 prodi
  • Agama: 2.001 prodi
  • Matematika dan Ilmu Alam: 1.514 prodi
  • Humaniora: 778 prodi
  • Seni: 551 prodi

Merger Prodi sebagai Solusi yang Ditawarkan

Mendiktisaintek Brian Yuliarto sebelumnya memang telah menyoroti banyaknya jumlah prodi, terutama untuk program Sarjana (S1). Tercatat, program S1 memiliki jumlah prodi terbanyak dengan 21.502 jurusan.

Brian menyarankan agar para rektor mempertimbangkan untuk menggabungkan (merger) jurusan yang serupa daripada membuka prodi baru. Ia menekankan bahwa proses merger ini tidak boleh sampai mengurangi jumlah mahasiswa.

Menurut Brian, program Sarjana seharusnya tidak membatasi bidang keilmuan secara sempit. Ia berpendapat bahwa program studi yang ada perlu mengembangkan aspek keilmuannya. “Prodi itu hanya administrasi. Jangan kita mempersempit keilmuan dengan sekat administrasi,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *