Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) untuk tahun 2027. Program beasiswa ini dirancang khusus untuk mendanai pendidikan jenjang doktor atau S3 di Austria bagi para dosen tetap di perguruan tinggi di bawah naungan Kemdiktisaintek.
Informasi mengenai pembukaan beasiswa ini disampaikan melalui surat Direktur Sumber Daya Nomor 3414/DST/B4/DT.04.02/2026 yang dikeluarkan pada 29 September 2026. IASP menjadi kesempatan emas bagi para dosen untuk mengembangkan keilmuan mereka ke jenjang tertinggi.
Persyaratan Mendaftar Beasiswa IASP 2027
Calon pendaftar harus memenuhi sejumlah kriteria untuk dapat diterima dalam program ini. Berikut adalah persyaratan utamanya:
- Berstatus sebagai dosen tetap di perguruan tinggi di bawah binaan Kemdiktisaintek.
- Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
- Melampirkan surat izin dari pimpinan perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) atau Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah terkait (untuk dosen PTS) dalam bahasa Inggris.
- Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor.
- Memenuhi skor kemampuan bahasa Inggris yang disyaratkan oleh perguruan tinggi tujuan di Austria, atau skor yang lebih tinggi jika kampus tujuan menetapkannya.
- Memiliki usulan penelitian setebal 5-10 halaman dalam bahasa Inggris yang telah disetujui oleh calon pembimbing atau supervisor di universitas Austria.
- Berusia maksimal 35 tahun per tanggal 31 Desember 2026.
- Pasangan suami/istri dengan bidang keilmuan yang sama tidak diperkenankan mendaftar ke perguruan tinggi yang sama.
- Tidak diperkenankan mendaftar beasiswa Emst-March Grants (EMG) ASEA-UNINET dan Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) secara bersamaan.
Dokumen yang Diperlukan untuk Pendaftaran
Selain memenuhi persyaratan akademik dan administratif, pelamar juga wajib mengunggah dokumen-dokumen pendukung berikut:
- Curriculum Vitae (CV) dalam bahasa Inggris.
- Dua surat rekomendasi akademik dalam bahasa Inggris.
- Paspor yang masih berlaku.
- Letter of Acceptance (LoA) yang tidak bersyarat dan masih berlaku dari perguruan tinggi di Austria.
- Ijazah dan transkrip nilai program magister dengan kelulusan maksimal 10 tahun terakhir.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL iBT minimal 90, TOEFL ITP 550, atau IELTS 6,5) yang berlaku maksimal dua tahun terakhir.
Ketentuan Proposal Penelitian
Proposal penelitian yang diajukan harus mencakup beberapa unsur penting, antara lain:
- Topik penelitian yang jelas.
- Identitas penulis.
- Deskripsi permasalahan yang diangkat.
- Kajian pustaka yang relevan.
- Hasil yang diharapkan dari penelitian.
- Kontribusi penelitian bagi Austria dan/atau Indonesia.
- Metodologi penelitian yang digunakan.
- Pernyataan mengenai penggunaan Artificial Intelligence (AI) generatif jika memang dimanfaatkan.
- Daftar pustaka.
- Daftar publikasi peneliti yang sudah ada.
Cara Mendaftar Beasiswa IASP 2027
Dosen yang memenuhi seluruh persyaratan dapat mendaftar melalui laman resmi kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dengan memilih menu beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP).
Batas akhir pendaftaran adalah 1 Maret 2027. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs grants.at/en/ atau dengan menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.
Komentar