Empat Pekan Menuju TKA 2026: Exademy Fokus Diagnosis Mapel & Latihan Terarah

Menjelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, Exademy sarankan diagnosis kemampuan mapel sebagai langkah awal persiapan, fokus pada penguatan konsep dan latihan terukur.

Empat Pekan Menuju TKA 2026: Exademy Fokus Diagnosis Mapel & Latihan Terarah
Foto: Exademy

Jakarta – Waktu tersisa sekitar empat pekan menjelang pelaksanaan utama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, MA, dan SMK tahun 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdas) menjadwalkan ujian utama pada 26 Oktober hingga 8 November 2026, didahului gladi bersih pada 5 hingga 18 Oktober 2026. Peserta yang berhalangan dapat mengikuti ujian susulan pada 16 hingga 29 November 2026.

Menghadapi sisa waktu yang semakin sempit, para tutor di layanan persiapan ujian Exademy menekankan pentingnya strategi belajar yang terarah. Langkah awal yang disarankan adalah memetakan kemampuan diri pada setiap mata pelajaran yang akan diujikan, kemudian menyusun latihan soal berdasarkan hasil pemetaan tersebut.

Pembina Akademik Exademy, Frika Faizi, menjelaskan bahwa empat pekan yang ada masih cukup untuk meningkatkan nilai peserta jika jam belajar difokuskan pada mata pelajaran yang menjadi titik lemah. “Karena itu langkah pertama kami selalu diagnosis. Peserta mengerjakan satu tryout awal, dan dari situ terlihat topik mana yang sudah mantap serta mana yang masih bocor,” kata Frika dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

TKA merupakan ujian berbasis mata pelajaran yang ditujukan bagi siswa kelas 12. Ujian ini meliputi tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta mata pelajaran pilihan yang disesuaikan dengan rumpun program studi yang dituju. Nilai TKA menjadi salah satu pertimbangan dalam jalur prestasi SNBP dan juga digunakan oleh sebagian perguruan tinggi negeri pada jalur mandiri.

Untuk menjawab kebutuhan persiapan ini, Exademy menawarkan program bimbingan belajar TKA dengan model satu tutor satu siswa, yang tersedia baik secara daring maupun tatap muka. Exademy sendiri merupakan akademi persiapan ujian yang menyediakan layanan untuk 11 rumpun ujian, meliputi UTBK, TKA, CPNS, TOEFL, AKMIL, dan OSN.

Frika menambahkan bahwa pola ujian TKA menuntut pemahaman konsep yang kuat. Soal-soal TKA seringkali diubah bentuknya dan memerlukan penalaran tingkat tinggi, sehingga hafalan rumus cepat menjadi kurang efektif ketika konteks soal berubah. “Kami ingin peserta paham alasan di balik setiap konsep. Kalau alasannya sudah dipegang, soal dengan bentuk baru tetap bisa dikerjakan dengan tenang. Sesudah itu baru kami latih kecepatannya dengan timer, sebab ketepatan dan kecepatan tumbuh dari fondasi yang sama,” ujarnya.

Pendekatan Exademy dirangkum dalam metode empat langkah. Tahap Diagnostic berfungsi memetakan penguasaan peserta pada mata pelajaran yang relevan dengan jurusan tujuan. Tahap Penguatan berfokus membangun kembali konsep yang masih lemah, mulai dari rumus di mapel saintek hingga kerangka analisis di mapel soshum. Tahap Drilling melatih pengerjaan soal per topik lengkap dengan pembahasan setiap nomornya. Terakhir, tahap Tryout mengukur kesiapan peserta dalam kondisi yang menyerupai ujian asli, dengan satu mata pelajaran per sesi.

Frika menyarankan agar jadwal resmi dijadikan patokan latihan. Masa gladi bersih di awal Oktober dapat dimanfaatkan peserta untuk membiasakan diri dengan suasana ujian berbasis komputer. Sementara itu, dua pekan menjelang 26 Oktober sebaiknya diisi dengan tryout berkala dan evaluasi kesalahan. “Peserta yang tahu tanggal ujiannya dan tahu titik lemahnya akan belajar dengan kepala dingin. Kepastian dua hal itu sudah separuh dari persiapan,” katanya.

Exademy juga memberikan perhatian khusus pada kepastian jadwal ujian. Akademi ini memelihara 62 kalender ujian yang diverifikasi dari situs resmi penyelenggara dan media kredibel, mencakup berbagai jenis ujian seperti masuk perguruan tinggi, seleksi aparatur sipil negara, tes bahasa, hingga sertifikasi profesi. Setiap tahapan dicatat lengkap dengan sumbernya agar peserta dapat melakukan pemeriksaan ulang langsung ke penyelenggara.

Selain peserta TKA, Exademy juga mendampingi pelajar, mahasiswa, pencari kerja, dan profesional dari berbagai usia yang tengah mempersiapkan ujian penting. Ini termasuk seleksi CPNS, sekolah kedinasan, TOEFL, IELTS, dan uji kompetensi profesi. Setiap peserta dipasangkan dengan tutor yang disesuaikan dengan profil ujian, kelemahan, dan gaya belajar mereka. Peserta juga dapat mengganti tutor tanpa biaya jika merasa belum cocok.

Pendaftaran dan konsultasi awal program TKA dapat dilakukan melalui situs resmi Exademy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *