Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Garuda. Calon pendaftar disarankan untuk mulai mempersiapkan dokumen kelengkapan sembari memilih perguruan tinggi tujuan. Salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi adalah hasil tes Inteligensi (IQ).
Untuk dapat mendaftar Beasiswa Garuda, calon penerima diwajibkan memiliki hasil tes IQ dengan skor minimal 120. Tes ini dapat dilaksanakan di biro konsultasi psikologi universitas yang terakreditasi Baik dan Baik Sekali/Unggul di bawah naungan Kemdiktisaintek. Tes IQ yang dilakukan minimal harus mencakup penilaian pada kompetensi verbal, numerik, spasial, memori, logika, dan pemrosesan informasi.
Selain tes IQ, calon pendaftar juga perlu memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris. Diperlukan hasil tes IELTS dengan skor keseluruhan minimal 6.5, di mana setiap unit kemampuan (listening, reading, writing, speaking) tidak boleh kurang dari 6.0. Alternatif lain, bukti kemampuan bahasa Inggris dapat berupa hasil tes TOEFL ITP dengan skor minimal 550.
Persyaratan lain yang disebutkan adalah hasil SAT minimal 1.200. Apabila calon pendaftar tidak memiliki hasil SAT atau skor di bawah ketentuan tersebut, maka wajib mengikuti tes bakat skolastik yang diselenggarakan oleh Beasiswa Garuda.
Perlu dicatat, Beasiswa Garuda tidak mensyaratkan Letter of Acceptance (LoA) pada saat pendaftaran. Penerima beasiswa akan diberikan kesempatan hingga satu tahun setelah ditetapkan sebagai penerima untuk mendapatkan LoA di program studi yang sesuai dengan prioritas nasional.
Bidang Prioritas Beasiswa Garuda
Berdasarkan informasi dari akun resmi Beasiswa Garuda, terdapat 10 bidang prioritas yang telah ditetapkan. Bidang-bidang ini dinilai relevan dengan kebutuhan bangsa serta perkembangan global saat ini. Kesepuluh bidang prioritas tersebut meliputi:
- Digitalisasi AI dan semikonduktor
- Energi
- Hilirisasi dan industrialisasi
- Kesehatan
- Ketahanan pangan
- Maritim
- Material dan manufaktur maju
- Pertahanan
- Kebijakan publik dan hukum
- Bisnis dan ekonomi.
Komentar