Beasiswa Garuda Buka Pendaftaran: Ini 10 Bidang Studi Prioritas yang Wajib Diketahui

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Garuda. Ketahui 10 bidang studi prioritas yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.

Beasiswa Garuda Buka Pendaftaran: Ini 10 Bidang Studi Prioritas yang Wajib Diketahui
Foto: Tangkapan Layar/Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek

Bagi Anda yang bercita-cita melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri, bersiaplah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Garuda. Sebelum mendaftar, penting untuk mengetahui bidang studi prioritas yang menjadi fokus beasiswa ini.

Menurut pengumuman resmi melalui akun Beasiswa Garuda, bidang studi yang diprioritaskan mencakup teknologi terdepan, kebijakan publik yang berdampak, hingga bidang kesehatan yang relevan dengan rekayasa genetika atau metode terapi biomedis terkini. Selain itu, area seperti semikonduktor, penemuan material baru untuk baterai mobil listrik, dan teknologi energi terbarukan juga menjadi sorotan.

Bidang Studi Prioritas Beasiswa Garuda

Bidang-bidang studi ini dipilih karena relevansinya dengan kebutuhan pembangunan Indonesia serta perkembangan global. Berikut adalah daftar bidang studi prioritas yang akan dibuka:

  • Digitalisasi, Kecerdasan Buatan (AI), dan Semikonduktor
  • Energi
  • Hilirisasi dan Industrialisasi
  • Kesehatan
  • Ketahanan Pangan
  • Maritim
  • Material dan Manufaktur Maju
  • Pertahanan
  • Kebijakan Publik dan Hukum
  • Bisnis dan Ekonomi

Beasiswa Garuda memiliki keunikan karena tidak mempersyaratkan calon penerima untuk memiliki Letter of Acceptance (LoA) saat mendaftar. Penerima beasiswa akan diberikan kesempatan untuk memperoleh LoA hingga satu tahun setelah ditetapkan sebagai penerima.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda

Meskipun tidak mensyaratkan LoA di awal, terdapat beberapa syarat penting yang perlu dipersiapkan oleh calon pendaftar:

  • Tes IQ: Minimal skor 120, dibuktikan dengan tes yang diterbitkan oleh biro konsultasi psikologi terakreditasi minimal baik dari universitas di bawah Kemdiktisaintek. Tes ini harus mencakup kompetensi verbal, spasial, numerikal, memori, serta pemrosesan informasi dan logika.
  • Kemampuan Bahasa Inggris: Skor IELTS minimal 6.5 dengan setiap unit skill tidak kurang dari 6.0. Alternatif lain adalah skor TOEFL ITP minimal 550.
  • Tes Bakat Skolastik: Skor SAT minimal 1.200. Apabila tidak memiliki hasil SAT atau skor SAT di bawah 1.200, calon pendaftar wajib mengikuti tes bakat skolastik yang diselenggarakan oleh Beasiswa Garuda.

Informasi lebih lanjut mengenai proses seleksi, jadwal lengkap, serta program studi yang tersedia akan diumumkan secara berkala melalui laman resmi Beasiswa Garuda. Disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi di sana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *