Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersiap membuka kembali pendaftaran Beasiswa Garuda untuk jenjang Strata 1 (S1). Meskipun jadwal pasti pembukaan belum diumumkan, calon pelamar sudah dapat mempersiapkan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.
Beasiswa Garuda merupakan program bantuan pembiayaan pendidikan yang ditujukan bagi mahasiswa S1 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Program ini secara khusus menyasar calon mahasiswa berprestasi yang memiliki minat untuk melanjutkan studi di bidang-bidang prioritas, meliputi kesehatan, ketahanan pangan, maritim, material dan manufaktur maju, energi, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, bisnis dan ekonomi, serta hukum dan kebijakan publik.
Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda
Beasiswa ini mencakup dua jenis komponen pembiayaan utama: Dana Pendidikan dan Dana Pendukung.
Dana Pendidikan meliputi biaya SPP (tuition fee), biaya pendaftaran, dan biaya tunjangan buku. Sementara itu, Dana Pendukung mencakup biaya transportasi, biaya aplikasi visa, biaya asuransi kesehatan, biaya kedatangan, biaya hidup bulanan, dan biaya keadaan darurat (force majeure).
Syarat Umum Pendaftaran
Untuk dapat mendaftar Beasiswa Garuda, calon pelamar harus memenuhi sejumlah syarat umum:
- Merupakan Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP, KK, KIA, atau paspor.
- Sedang menempuh kelas 12 di SMA, SMK, atau MA.
- Memiliki eligibilitas untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah beserta nilai rapor semester 1 hingga 5.
- Menyerahkan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit pemerintah yang dikeluarkan tidak lebih dari enam bulan sebelum tanggal pendaftaran.
- Menyetujui surat pernyataan yang disediakan dalam aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
- Bersedia tidak menerima beasiswa nongelar atau bergelar dari sumber lain setelah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Garuda Sarjana.
- Tidak sedang mendaftar atau menerima beasiswa dari LPDP yang bersifat nongelar atau non-degree.
Syarat Khusus Pendaftaran
Selain syarat umum, terdapat pula syarat khusus yang harus dipenuhi:
- Memiliki sertifikat prestasi dalam tiga tahun terakhir yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional atau lembaga terakreditasi lainnya.
- Melampirkan hasil tes Intelligence Quotient (IQ) dengan skor minimal 110.
- Melampirkan sertifikat Scholastic Assessment Test (SAT) dengan skor minimal 1.170. Bagi yang belum memenuhi skor atau belum memiliki sertifikat SAT, wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi.
Dokumen Persyaratan
Pelamar juga diwajibkan melengkapi dokumen-dokumen berikut:
Dokumen untuk Pelamar Kampus Luar Negeri
- Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal: IELTS 6,5; TOEFL-IBT 80; atau PTE Academic 50.
- Sertifikat kemampuan bahasa resmi lain yang diakui PBB, seperti bahasa Prancis (minimal B2), bahasa Spanyol (minimal B1), bahasa Mandarin (minimal HSK 4 dengan 180 poin), bahasa Jepang (minimal N3), atau bahasa Jerman (minimal C1).
Dokumen untuk Pelamar Kampus Dalam Negeri
- Kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal: IELTS 6,0; TOEFL-ITP 500; TOEFL-IBT 61; atau PTE Academic 50.
- Khusus bagi pendaftar penyandang disabilitas, wajib melampirkan surat keterangan disabilitas, surat persetujuan orang tua, dan tanda tangan di atas meterai Rp10.000,00.
Dokumen Pendukung Tambahan
Dokumen-dokumen ini diperlukan untuk menunjukkan keikutsertaan dalam program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu:
- Bukti terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).
- Bukti penghasilan orang tua, termasuk slip gaji tiga bulan terakhir, surat pernyataan pendapatan kotor gabungan bagi yang bekerja di sektor informal, atau bukti pembayaran token listrik tiga bulan terakhir.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pendaftaran akan disampaikan melalui kanal resmi Beasiswa Garuda.
Komentar