Jakarta – Seorang pria berinisial RS (44) dilaporkan telah ditangkap polisi setelah aksinya menendang seorang wanita di area food court Mal Senayan City, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Pelaku diringkus di kediamannya di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Kejadian yang terekam kamera CCTV ini menunjukkan seorang wanita berbaju putih tengah mengantre di depan gerai makanan. Tiba-tiba, seorang pria berkaus hitam yang duduk di belakangnya melakukan tendangan ke punggung korban, menyebabkan wanita tersebut jatuh terpental.
Pihak manajemen Mal Senayan City telah memberikan pernyataan terkait insiden tersebut. Mereka menegaskan komitmen mal dalam menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengunjung. “Senayan City senantiasa mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai peraturan yang berlaku,” ujar pihak manajemen melalui akun Instagram @senayancityjkt, Kamis (17/9).
Manajemen mal juga menyatakan prihatin dan menyesalkan ketidaknyamanan yang dialami korban, serta menyampaikan simpati kepada pihak yang bersangkutan.
Pelaku Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro
Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pada Jumat (18/9) dini hari. Kasubdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyatakan bahwa pelaku telah dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta mendalami kronologi dan motif kejadian,” kata Abdul Rahim dalam keterangannya, Jumat (18/9).
Motif Penendangan Masih Didalami
Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap RS untuk memahami motif di balik tindakan penganiayaan tersebut. “Yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta mendalami kronologi dan motif kejadian,” ujar Rohim, merujuk pada Abdul Rahim.
Pemeriksaan Saksi dan CCTV Berjalan Intensif
Selain memeriksa pelaku, penyidik Jatanras juga telah meminta keterangan dari empat orang saksi yang berada di lokasi kejadian untuk melengkapi informasi. “Jadi langkah-langkah pada saat ini sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk pihak terduga pelaku dan kerabat yang berada di lokasi kejadian,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (18/9).
Rekaman CCTV dari lokasi kejadian juga telah disita dan sedang dianalisis untuk pendalaman lebih lanjut. Budi Hermanto berharap penyidik dapat bekerja secara komprehensif untuk mengungkap fakta kejadian secara utuh.