JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa seluruh unsur terkait, termasuk TNI, Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum, telah bergerak cepat menangani dampak banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok. Perbaikan jalan yang sempat terputus akibat bencana tersebut kini telah dilakukan dan kondisi lalu lintas dilaporkan normal kembali.
“Solok sudah turun semua. TNI, Polri, BNPB, Menteri PU, saya langsung koordinasi sejak hari pertama dengan Pak Gubernur, Pak Mahyeldi. Kemudian juga dengan BNPB dan Pak Suharyanto. Kemudian dengan Pak Menteri PU, Pak Dody Hanggodo. Semua sudah bergerak,” kata Tito kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Salah satu akses vital yang terdampak adalah jalan penghubung antara Kabupaten Solok dan Kota Padang. Mendagri memastikan bahwa jalan tersebut kini sudah dapat dilalui kembali. “Dan tadinya kan jalan sempat terputus antara Kabupaten Solok dan Kota Padang, tapi saya dapat laporan dari informasi ya, dari lapangan, termasuk dari Menteri PU, sudah dibuka kembali normal,” ujarnya.
Saat ini, fokus penanganan berada pada tahap pembersihan material sisa bencana. Mendagri menambahkan bahwa Menteri Pekerjaan Umum telah menyiapkan rencana detail untuk perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat galodo di Solok.
Tito juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemerintah dalam penanganan bencana, terutama ketika bencana susulan terjadi di tengah proses perbaikan dampak bencana sebelumnya. “Ini adalah salah satu tantangan kita. Karena ini bencana yang di Sumatra ini bukan sekali kemudian selesai, ya. Terus diperbaiki. Tapi kita lagi sedang dalam tahap rehabilitasi rekonstruksi,” jelasnya.