Kapolri Resmikan Gedung KSPSI Jatim Setelah Terbengkalai Puluhan Tahun

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan secara langsung gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jawa Timur (Jatim). Peresmian ini menandai komitmen dalam mendukung pemberdayaan buruh di wilayah Jawa Timur.

Pembangunan gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur sejatinya telah dimulai sejak tahun 1988. Inisiatif ini lahir dari semangat swadaya dan gotong royong para anggota, yang kala itu dipelopori oleh Dendy Prayitno beserta rekan-rekannya. Namun, pembangunan mengalami penghentian pada tahun 1990 akibat berbagai persoalan dan hambatan, sehingga gedung tersebut belum dapat diselesaikan dan difungsikan secara optimal selama bertahun-tahun.

Setelah lebih dari tiga dekade terhenti, upaya penataan dan revitalisasi gedung kembali digalakkan pada pertengahan tahun 2025. Proses ini merupakan prakarsa dari Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan dilanjutkan hingga gedung akhirnya rampung pada tahun ini.

Peresmian yang dilakukan oleh Kapolri menjadi penanda dimulainya pemanfaatan gedung yang selama puluhan tahun belum dapat berfungsi secara optimal. Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur kini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk ruang organisasi, ruang rapat, aula serbaguna untuk pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, serta ruang pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengapresiasi Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan seluruh jajaran KSPSI AGN Jawa Timur atas dorongan penyelesaian pembangunan dan revitalisasi gedung tersebut. Kapolri berharap keberadaan gedung ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas organisasi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai rumah besar bagi para buruh dalam memperjuangkan hak dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” ujar Jenderal Sigit.

Lebih lanjut, Kapolri mendorong agar pascapembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di tingkat pusat, penguatan basis buruh dapat terus dikembangkan hingga ke tingkat provinsi. Pembentukan Sekretariat Bersama KBPBI pun diharapkan tidak hanya dilakukan di pusat, tetapi juga meluas hingga ke daerah-daerah.

Menurut Jenderal Sigit, gedung tersebut perlu terus dioptimalkan sebagai sarana strategis untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh. Gedung ini juga diharapkan dapat memberikan pelayanan, konseling, serta menjadi ruang diskusi konstruktif mengenai berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Selain itu, gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur diharapkan dapat menjadi wadah dialog antara pengusaha dan buruh dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Tujuannya adalah untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif serta iklim investasi yang lebih baik di Jawa Timur.

Kapolri menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan gedung ini memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Dalam konteks ini, Polri berkomitmen hadir sebagai mitra strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung terwujudnya hubungan industrial yang berkeadilan.

Peresmian gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur ini menjadi momentum baru setelah puluhan tahun pembangunannya sempat terhenti. Peristiwa ini membuka ruang yang lebih luas bagi penguatan pelayanan, pemberdayaan, dan perjuangan buruh di Jawa Timur.

Leave a Comment