Gubsu Bobby Minta Publik Hentikan Perundungan Siber terhadap Korban Keracunan Karo

JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meminta masyarakat dan media untuk tidak melakukan perundungan siber atau cyber bullying terhadap dua korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo. Permintaan ini disampaikan demi memulihkan kondisi mental dan psikis kedua korban, Agnesia Paruliana br Silitonga dan Febiona Purba.

Bobby menjelaskan bahwa salah satu hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan mental pada korban akibat perundungan di dunia maya. Ia mengutip pernyataan bahwa korban dituduh mencari perhatian, yang sangat mengganggu kondisi psikologis mereka. “Cuman saya minta tolong kepada kita semua, yang perlu dipulihkan bukan hanya kesehatan medis tapi juga mentalnya dan juga psikis. Jadi saya minta tolong sekali ke media, permintaan anaknya juga kepada kami, jangan terlalu diblowup karena salah satu hasil pemeriksaan ada 4 poin, poin keempat itu anak kita ini mentalnya terganggu karena siber bullyng, seolah-olah mencari perhatian, ini menggangu mental anak-anak kami,” ujar Bobby di Bandara Kualanamu, seperti dilaporkan detikSumut pada 13 September 2026.

Untuk mendukung proses penyembuhan, kedua korban diminta untuk sementara tidak mengakses media sosial. Secara eksternal, Bobby menekankan pentingnya untuk tidak terlalu mempublikasikan kasus ini demi fokus pada pemulihan, bukan untuk menutupi informasi. “Jadi tadi kami minta jangan main media sosial dulu intervensi internal, intervensi eksternal jangan terlalu diblowup demi penyembuhan, bukan demi menutupi berita,” ucapnya.

Bobby menambahkan bahwa keputusan membawa kedua korban ke Jakarta merupakan permintaan langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tujuannya agar Gibran dapat memantau langsung proses penyembuhan mereka. Meskipun tim medis di Medan dinilai mumpuni, Gibran meminta agar korban dengan indikasi medis dan trauma yang lebih tinggi dibawa ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan dan pemantauan langsung.

Tinggalkan komentar