Sebuah insiden kecelakaan terjadi di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) arah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (14/9/2026) siang. Peristiwa ini melibatkan lima kendaraan dan menyebabkan sebuah truk terguling hingga melintang di ruas tol, memicu kekagetan warga sekitar.
Yanti, salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku mendengar suara keras dari arah tol sesaat sebelum menyadari adanya kecelakaan. “Waktu saya sampai sini, itu baru tuh ada suara ‘brak’ dari tol itu kan, ternyata ada truk terguling. Beruntun juga Bang itu kecelakaannya. (Kecelakaannya) Jam 10-an,” ujarnya di sekitar lokasi kejadian.
Suara tersebut sontak mengejutkan warga. Sejumlah warga, termasuk Yanti, sempat mendekat ke pagar pembatas tol untuk melihat apa yang terjadi. “Iya pada kaget, langsung pada nyamperin. Tahunya kan truknya udah terguling gitu. Halangin jalan,” ungkapnya.
Yanti sempat melihat kondisi truk yang sudah tergeletak di jalan tol. Ia mengaku merasa ngeri melihat peristiwa tersebut. “Iya tapi nggak lama, cuma lihat truk yang udah terguling aja. Nggak mau lama-lama lihatnya, ngeri saya,” tuturnya.
Pedagang yang berjualan di sekitar lokasi, Maman, juga merasakan hal serupa. Saat sedang melayani pembeli, ia tiba-tiba mendengar suara ‘brak’ yang keras. “Itu jam 10. Waktu itu saya lagi ngelayanin pembeli. Nah, tahu-tahu ada suara ‘brak’ saya kaget kan. Disamperin, ternyata benar, truk terguling,” kata Maman.
Maman menambahkan, ia juga melihat beberapa kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu dalam kondisi ringsek. “Iya pada langsung ngelihatin. Pada kaget juga ada truk terguling dan itu kalau saya lihat juga kecelakaan beruntun ya. Karena saya lihat juga kan ada lah yang ringsek,” jelasnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah merinci kronologi kecelakaan beruntun yang menyebabkan kemacetan parah di Tol JORR tersebut. Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra, kecelakaan berawal saat sebuah kendaraan traktor bernopol B-9172-PEJ, tronton bernopol B-9726-UVW, Isuzu Panther bernopol B-8379-B, truk bernopol K-9225-KC, dan truk bernopol K-9196-JC melaju dari arah Bambu Apus menuju Cijantung.
“Kronologi kendaraan datang dari Bambu Apus mengarah Cijantung,” ujar Rieki.
Saat tiba di lokasi kejadian, dua kendaraan di depan berhasil menjaga jarak aman. Namun, kendaraan ketiga dan keempat tidak mampu menjaga jarak, sehingga menabrak bagian belakang kendaraan pertama dan kedua. Insiden ini kemudian memicu tabrakan beruntun.
Akibat dari tabrakan beruntun tersebut, kendaraan kelima, yang merupakan sebuah truk, terguling di lajur 2 dan 3 dengan posisi roda bagian kanan berada di atas, menghalangi sebagian besar ruas tol.