Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyatakan bahwa swasembada pangan memiliki arti yang lebih luas dari sekadar memastikan ketersediaan beras di dalam negeri. Menurutnya, kemampuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sangat erat kaitannya dengan kedaulatan dan kehormatan bangsa.
“Ya, jadi pangan ini luas-luas sekali dampaknya. Oleh karena itu kita harus swasembada, karena itu kehormatan saudara-saudara kita petani Indonesia,” ujar Zulhas dalam keterangan yang diterima, Kamis (17/9/2026).
Ia menambahkan bahwa tingkat kesejahteraan petani Indonesia telah mengalami peningkatan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Indikator Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat melonjak hingga menyentuh angka 129, naik dibandingkan tahun 2024 yang berada di level 116.
Zulhas menjelaskan bahwa angka NTP sebesar 129 menunjukkan para petani kini telah mengantongi margin keuntungan bersih sekitar 29 persen dari proses produksi. Tingkat keuntungan ini dinilai sudah sangat layak untuk menopang kehidupan keluarga petani, mulai dari mengembangkan usaha hingga membiayai pendidikan anak.
“Artinya kalau pokoknya 100, dia sudah bisa plus untungnya 29 persen. Cukup untuk mereka petani-petani kita untuk mengembangkan usahanya, menyekolahkan anaknya, ya hidup layak,” ujar Zulhas dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
Peningkatan kesejahteraan ini juga terkonfirmasi di lapangan. Zulhas menceritakan saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, para petani menyambut positif kenaikan harga gabah yang saat ini mencapai Rp7.500 per kilogram.
“Kemarin saya ke Jawa Tengah, Tanyanya teriak tuh, ‘Pak sekarang kami alhamdulillah gabah kami Rp7.500.’ Wajahnya tuh berbinar-binar gitu. Ya kita juga happy,” pungkasnya.
Ia menegaskan bahwa capaian peningkatan pendapatan petani ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan harga hasil panen di tingkat tapak. Pemenuhan taraf hidup layak bagi ratusan juta petani lokal dinilai menjadi prioritas utama yang terus dikawal melalui berbagai kebijakan sektor pertanian.