Pemerintah Provinsi Jawa Barat merampungkan perbaikan sepanjang 15,1 kilometer jalan di Kabupaten Bogor, tepatnya di ruas Parung Panjang hingga Bunar, Kecamatan Cigedug. Proyek perbaikan yang menelan anggaran Rp142 miliar ini merupakan bagian dari penataan jalan sepanjang total 28,04 kilometer.
Menurut Sekretaris Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Kosasih, perbaikan jalan ini telah dimulai sejak tahun 2024 dan direncanakan selesai pada 2026. Kondisi jalan yang rusak parah sebelumnya disebabkan oleh lalu lintas truk pengangkut hasil tambang yang seringkali melebihi muatan. Kerusakan jalan ini juga berulang kali menimbulkan insiden kecelakaan.
Untuk menanggulangi masalah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memasang portal setinggi 4 meter di tiga titik strategis: ruas jalan Jakarta kilometer 55, kilometer 64, dan kilometer 79. Pemasangan portal ini bertujuan untuk mencegah truk-truk tambang melintasi jalan tersebut.
Selain itu, Dinas Perhubungan Jawa Barat juga mengerahkan petugas untuk melakukan pengawasan intensif guna memastikan tidak ada truk tambang yang nekat melintas di Kecamatan Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyatakan bahwa pengawasan dilakukan selama 24 jam penuh. “Dishub piket 24 jam untuk mengawasi aktivitas angkutan tambang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
Dhani Gumelar juga mengingatkan para pengusaha tambang mengenai berlakunya Surat Edaran Gubernur Nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025. Surat edaran tersebut berisi instruksi penghentian sementara seluruh aktivitas pertambangan di Kecamatan Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Langkah-langkah ini merupakan upaya serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka menata kembali dan mengendalikan aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang serta daerah sekitarnya.