Gledekan Prigen: Dari Transportasi Nenek Moyang Menjadi Warisan Budaya yang Perlu Dilindungi

PASURUAN – Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Gledekan Gankz Prigen yang sukses menarik perhatian masyarakat dan dirinya pada Minggu (13/9). Ia menekankan pentingnya pelestarian permainan tradisional gledekan yang memiliki nilai sejarah dan keunikan bagi masyarakat Pasuruan.

Menurut Shobih, gledekan bukan sekadar permainan semata, melainkan bagian tak terpisahkan dari sejarah kehidupan masyarakat Pasuruan. “Harus dilestarikan karena ini permainan tradisional yang dilakukan pas jaman kecil saya dulu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa gledekan awalnya berfungsi sebagai sarana transportasi sederhana yang digunakan oleh nenek moyang untuk mengangkut rumput dari lokasi pencarian pakan. Seiring berjalannya waktu, fungsi gledekan bertransformasi menjadi sebuah olahraga yang memiliki bentuk, cara memainkan, hingga karakter perlombaan yang khas dan berbeda dari daerah lain.

“Gledekan itu dulu asalnya transportasi nenek moyang untuk mencari rumput. Kemudian ditransformasi oleh mereka menjadi sebuah olahraga yang belum ada menyamai atau menandingi di daerah lain,” tambah Shobih.

Keunikan gledekan kini mulai menarik perhatian dari luar daerah, bahkan turis asing. Shobih menyebutkan ada wisatawan asing yang datang menyaksikan langsung perlombaan dan bahkan membawa pulang gledekan ke negara mereka.

Perkembangan ini, menurut Shobih, perlu menjadi perhatian bersama. Ia menegaskan bahwa identitas dan sejarah yang melekat pada tradisi lokal yang mulai dikenal hingga mancanegara harus mendapatkan perlindungan yang jelas. Oleh karena itu, Shobih mendorong agar gledekan segera didaftarkan melalui mekanisme Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Langkah pendaftaran HAKI dinilai penting untuk memperkuat posisi gledekan sebagai kekayaan budaya khas Pasuruan dan mencegah klaim dari daerah lain. “HAKI, hak paten, agar tidak diakui kabupaten atau kota lain. Bahwa Pasuruanlah yang pertama, sebelum daerah lain,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar