Bogor – Seorang fotografer menjadi korban aksi begal di depan SMP Gunungputri, Bogor, Jawa Barat. Pelaku yang berjumlah tiga orang berhasil membawa kabur motor dan tas berisi perlengkapan kamera milik korban. Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui setelah korban menceritakan pengalamannya hingga menjadi viral di media sosial. Melalui akun media sosialnya, korban yang menggunakan nama khyazazel, menjelaskan bahwa pembegalan terjadi di kawasan Ciangsana, Gunungputri, Kabupaten Bogor, pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut pengakuan korban, ia saat itu sedang menunggu seseorang yang dikenalnya melalui media sosial. Orang tersebut mengaku berasal dari sebuah event organizer (EO) dan membutuhkan jasa fotografer untuk sebuah acara. Korban yang menerima tawaran tersebut, kemudian mengajukan diri untuk menjadi fotografer.
Namun, saat sedang menunggu, tiba-tiba tiga orang pria tak dikenal menghampiri korban. Ketiga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit, langsung merampas motor serta tas berisi kamera yang dibawa korban. Setelah kejadian tersebut, korban segera mendatangi Polsek Gunungputri untuk melaporkan insiden yang dialaminya.
Kapolsek Gunungputri AKP Hillal Adi Imawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan upaya penyelidikan. “Benar. Korban juga sudah membuat laporan polisi. Saat ini tim sedang melakukan check TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Hillal ketika dikonfirmasi mengenai viralnya kasus fotografer dibegal, Rabu (22/9/2026).