Bupati Pasuruan Dorong RSUD Bangil Tingkatkan Pelayanan Tanpa Pandang Asal Pasien

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mendorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, peningkatan fasilitas, sumber daya manusia, alat medis, dan sistem pelayanan merupakan kunci agar layanan kesehatan di Kabupaten Pasuruan dapat bersaing bahkan dengan sektor swasta.

“Alhamdulillah, kita harus terus berinovasi. Bersama-sama mulai dari fasilitas, komponen sumber daya manusia, alat medis, hingga sistem pelayanan harus terus berkembang dengan baik. Jangan sampai layanan kita kalah bersaing, sekalipun dengan pihak swasta, karena ini adalah tanggung jawab kita kepada masyarakat,” ujar Rusdi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2026).

Pernyataan ini disampaikan Rusdi saat menghadiri kegiatan bakti sosial (baksos) pelayanan kesehatan masyarakat yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan di RSUD Bangil, pada Rabu (16/9).

Dalam acara tersebut, RSUD Bangil menyediakan berbagai layanan kesehatan, termasuk penanganan operasi bibir sumbing untuk 28 penderita, pemeriksaan Automated Breast Ultrasound (ABUS) untuk deteksi dini kanker payudara bagi 24 orang, serta pemeriksaan Bone Mineral Density (BMD) untuk mengukur kepadatan tulang bagi 25 orang.

Rusdi secara khusus menekankan pentingnya pelayanan yang inklusif dan bebas diskriminasi. Ia menegaskan bahwa meskipun prioritas utama adalah warga Kabupaten Pasuruan, layanan medis tetap harus terbuka dan diberikan kepada masyarakat dari luar daerah yang membutuhkan.

“Yang penting jangan dibeda-bedakan. Semua adalah rakyat Indonesia, mohon pelayanannya disamakan dan diberikan yang terbaik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyinggung mengenai upaya perluasan sarana prasarana fisik yang sedang berlangsung di RSUD Bangil untuk menunjang peningkatan kapasitas layanan. Ia mendorong jajaran direksi RSUD Bangil untuk bersikap terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), akademisi, serta pasien, demi evaluasi berkala yang konstruktif.

Pada kesempatan tersebut, Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Bangil dan tenaga medis atas kontribusi mereka dalam menyukseskan kegiatan bakti sosial tersebut.

Melalui momentum peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, aksi sosial kesehatan di RSUD Bangil ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, mengembalikan kesembuhan serta senyum bagi para pasien, dan bernilai ibadah bagi semua pihak yang terlibat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD, Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pasuruan.

Tinggalkan komentar