Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK tahun 2026 gelombang reguler dimulai pada Senin, 26 Oktober 2026. Bersamaan dengan dimulainya ujian tersebut, satelit Himawari 9 terpantau masih mendeteksi adanya persebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan citra satelit yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin (26/10/2026) pukul 13.00 WIB, asap karhutla terdeteksi membentang dari wilayah Sumatera Selatan hingga Papua Selatan.
Wilayah Terdampak Asap Karhutla
BMKG dalam Factsheet Monitoring dan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan yang dikeluarkan pada tanggal yang sama, merinci daftar daerah yang terpantau asapnya. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Riau
- Kepulauan Bangka Belitung
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Barat
- Gorontalo
- Sulawesi Utara
- Maluku
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
Tidak hanya di dalam negeri, satelit juga mendeteksi adanya fenomena asap lintas batas atau transboundary haze. Asap dari Kalimantan terpantau bergerak ke Semenanjung Malaysia dan Singapura. Sementara itu, asap yang berasal dari Papua Nugini terlihat menyebar ke arah Papua Selatan.
Jadwal TKA Susulan bagi Siswa Terdampak Karhutla
Menanggapi kondisi karhutla yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan TKA, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan jadwal khusus bagi sekolah yang terdampak. “Untuk sekolah-sekolah yang terdampak karhutla, kami sudah membuatkan jadwal khusus. Dan memang ada satu provinsi yang secara khusus meminta untuk dijadwalkan secara tersendiri, khususnya Kalimantan Tengah ya, yang bersurat resmi kepada Kementerian karena kondisi karhutla,” ujar Abdul Mu’ti.
Pernyataan tersebut disampaikan Mu’ti kepada wartawan setelah meninjau pelaksanaan TKA di SMAN 3 Tangsel, Tangerang Selatan, Banten, pada Senin (26/10/2026). Ia menambahkan, siswa yang berhalangan hadir mengikuti TKA pada hari pelaksanaan karena kondisi darurat dapat segera melapor kepada satuan pendidikan masing-masing.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa laporan dari siswa tersebut akan disampaikan oleh pengawas melalui berita acara pelaksanaan. Hal ini akan memastikan siswa yang bersangkutan masuk dalam data rekonsiliasi calon peserta susulan. “Jadi dengan dinamika yang ada di lapangan, pergerakan dari kebencanaan ini mungkin harian, kami memberikan fleksibilitas untuk tetap bisa ikut utama; tetapi apabila berhalangan kemudian tidak hadir, melaporkan kepada satuan pendidikan masing-masing,” kata Rahmawati dalam taklimat media pelaksanaan TKA SMA/MA/SMK/sederajat di Gedung E Kemendikdasmen, Jakarta, pada Jumat (23/10/2026).
Jadwal TKA SMA, MA, SMK, dan Sederajat 2026
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan TKA 2026:
Jadwal TKA Gelombang Utama
- Gelombang 1 sesi reguler: 26-29 Oktober 2026
- Gelombang 2 sesi reguler: 2-5 November 2026
Jadwal TKA Gelombang Khusus
- Mapel wajib: 31 Oktober – 1 November 2026
- Mapel pilih: 7-8 November 2026
Jadwal TKA Susulan
- Gelombang 1 susulan: 16-19 November 2026
- Gelombang 2 susulan: 23-26 November 2026
- Gelombang khusus mapel wajib: 21-22 November 2026
- Gelombang khusus mapel pilihan: 28-29 November 2026
Pengumuman hasil TKA dijadwalkan pada 23 Desember 2026.
Komentar