Wamendagri Puji Komitmen Pemkot Magelang dalam Pemberantasan Tuberkulosis

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Magelang atas upaya konkret dalam penanganan tuberkulosis (TB). Penghargaan ini diberikan menyusul penandatanganan pakta integritas oleh Wali Kota Magelang sebagai wujud dukungan penuh terhadap program pemberantasan TB.

Wiyagus meyakini bahwa komitmen yang tertuang dalam pakta integritas tersebut telah terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan daerah. Hal ini meliputi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menekankan pentingnya integrasi ini untuk memastikan penanganan TB mendapatkan dukungan yang memadai dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Dari yang ditampilkan kepada kami tadi dalam bentuk pakta integritas sebagai bentuk komitmen dari Pak Wali, yaitu dukungan dalam penanganan tuberkulosis ini sungguh sangat baik dan ini perlu dicontoh oleh kepala daerah yang lain,” ujar Wiyagus dalam keterangan resminya pada Rabu (16/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Wiyagus saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Magelang di RSUD Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (15/9/2026).

Lebih lanjut, Wiyagus menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan Pemkot Magelang sejalan dengan amanat undang-undang. Kesehatan telah ditetapkan sebagai urusan pemerintahan konkuren yang wajib dilaksanakan dan berkaitan langsung dengan pelayanan dasar publik.

“Masalah kesehatan ini memang kita harus concern, karena dalam Undang-Undang 23 Tahun 2014 ini juga merupakan urusan pemerintahan, ya konkuren, wajib dan langsung terkait dengan pelayanan dasar,” tegas Wiyagus.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri juga menyoroti pentingnya aspek pelaksanaan dalam penanganan TB, termasuk ketersediaan obat-obatan. Ia mengakui bahwa isu ini masih menjadi tantangan signifikan di berbagai daerah dalam upaya pemberantasan TB.

Untuk memantau perkembangan penanganan TB di Magelang, pemerintah pusat berencana melakukan kunjungan lanjutan bersama Wakil Menteri Kesehatan dalam tiga bulan ke depan. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi progres yang telah dicapai serta memastikan langkah tindak lanjut yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

Wiyagus menambahkan bahwa sebelum melakukan kunjungan lapangan, pemerintah pusat akan mengadakan diskusi virtual dengan Pemda. Diskusi ini bertujuan untuk menyelaraskan dan mempersiapkan langkah-langkah strategis yang diperlukan dalam penanganan TB. Ia meyakini bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat pencapaian target eradikasi TB dalam tiga tahun ke depan. “Jadi ada akselerasi, karena target kita 3 tahun ke depan ini 0 [pengidap tuberkulosis], dan saya yakin kita bisa kalau dilakukan secara berkolaborasi,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar