Tukang Sampah Terpilih Jadi Kades Mekarwangi Bekasi, Kalahkan Petahana

BEKASI – Warga Desa Mekarwangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyoroti kemenangan Surya (46) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026. Surya, yang berprofesi sebagai tukang pilah sampah, berhasil mengungguli kades petahana yang telah menjabat selama dua periode.

Dengan hasil ini, Surya akan dilantik sebagai Kepala Desa Mekarwangi. Ia mengungkapkan misinya untuk memajukan desa dengan fokus pada perbaikan, penguatan, kesejahteraan, dan transparansi. “Untuk mencalonkan sebagai kepala desa memang saya punya misi-misi ke depan. Ya artinya visi-misi saya itu untuk membangun Desa Mekarwangi agar lebih baik, kuat, sejahtera, dan transparan,” ujar Surya.

Dalam perhitungan suara, Surya meraih 4.107 suara, mengalahkan Subur Rustadi, sang kades petahana, yang memperoleh 4.015 suara. Surya menekankan bahwa motivasinya maju adalah untuk mengabdi kepada masyarakat. “Karena prinsip saya bagaimana caranya saya bisa berguna untuk orang lain. Misalkan saya berani mencalonkan sebagai kepala desa, artinya saya itu ingin mengabdi ke masyarakat. Saat saya jadi, saya harus ngabdi ke masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa jabatan publik, dari kades hingga ketua RT, adalah amanat untuk melayani dan pejabat tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Dukungan dari keluarga dan warga menjadi kekuatan Surya dalam proses pencalonan dan pemilihan. “Kalau respons keluarga itu alhamdulillah semua keluarga mendukung, termasuk istri dan yang lainnya itu mendukung. Dan terus lagi untuk masyarakat, masyarakat itu alhamdulillah juga masyarakat itu banyak yang mendukung saya,” ungkapnya.

Seorang tetangga bernama Rangga (19) menyatakan kegembiraannya atas terpilihnya Surya. Ia teringat percakapan almarhum ayahnya yang pernah mendorong Surya untuk mencoba menjadi pemimpin. “Jujur senang karena emang awal tuh dia memang ngasih program ini tuh kan awalnya ngomong dari omongan Ayah almarhum saya, almarhum Bapak saya tuh kayak ngomong ke Surya tuh kayak, ‘Sur, kamu naik aja coba jadi lurah biar ngerasain kayak seorang pemimpin tuh kayak gimana’ gitu,” tutur Rangga.

Kisah Surya yang berprofesi sebagai tukang pilah sampah hingga terpilih menjadi kepala desa menjadi viral di media sosial. Surya mengaku senang sekaligus terkejut dengan perhatian yang diterimanya. Ia bahkan sempat diundang oleh Dedi Mulyadi. “Saya senang sekali. Saya juga enggak tahu sampai seviral ini. Mungkin karena emang rumah saya jelek atau gimana, mungkin itu kali. Dengan viralnya saya, dengan pekerjaan saya itu tukang pilah sampah, mungkin dari situ ya, enggak tahu juga saya. Sampai kemarin saya sempat dipanggil Dedi Mulyadi. Itu saya sempat menemui Kang Dedi Mulyadi, mungkin dengan lihat di medsos mungkin. Ya saya juga sangat-sangat senang sekali dengan kejadian seperti ini,” katanya.

Menjelang pelantikannya, Surya berharap dapat melayani seluruh masyarakat Desa Mekarwangi tanpa memandang perbedaan. Ia ingin menyatukan warga demi pembangunan desa. “Harapan saya buat sekarang saat saya sudah menjadi Kepala Desa karena kan saya sekarang belum dilantik, saat saya udah dilantik, semua yang namanya masyarakat Mekarwangi itu menjadi masyarakat saya. Enggak ada lagi nomor 1 atau nomor 2, itu enggak ada. Ke depan semua itu masyarakat saya. Dan itu harus bener-bener kita bersatu untuk bagaimana caranya membangun Desa Mekarwangi,” tutupnya.

Tinggalkan komentar