Bekasi – Surya (46), seorang warga yang berprofesi sebagai pemilah sampah, berhasil mencuri perhatian publik usai memenangkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Mekarwangi, Kabupaten Bekasi, tahun 2026. Kemenangannya terasa istimewa karena ia berhasil mengungguli petahana yang telah menjabat selama dua periode.
Dalam wawancara di kediamannya di Kampung Rawa Banteng Kaum, Cikarang Barat, pada Jumat (25/9/2026), Surya yang akan dilantik sebagai Kepala Desa Mekarwangi untuk masa jabatan 2026-2034, membeberkan strategi yang ia terapkan.
Rumah Surya kini dipenuhi karangan bunga ucapan selamat, sebagai tanda dukungan dari rekan-rekan dan karang taruna setempat. Profesi sehari-hari Surya adalah memilah sampah yang diperoleh dari perusahaan, kemudian mengolahnya hingga memiliki nilai ekonomis.
Visi, Misi, dan Program Unggulan
Saat memutuskan untuk mencalonkan diri, Surya mengusung visi dan misi untuk membawa perubahan positif bagi Desa Mekarwangi, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Saya memang memiliki visi-misi saya itu untuk membangun Desa Mekarwangi agar lebih baik, kuat, sejahtera, dan transparan,” ujar Surya.
Ia merinci sedikitnya 14 program prioritas yang telah disiapkannya untuk memajukan desa, termasuk upaya konkret dalam mengurangi angka pengangguran dan pembangunan infrastruktur.
“Untuk programnya itu saya yang pertama saya akan bagaimana caranya mengurangi pengangguran yang ada di desa saya. Yang kedua, dari infrastruktur yang ada di desa saya ternyata masih banyak sekali daerah-daerah yang masih belum ada pembangunan,” jelasnya.
Strategi Jitu Kalahkan Petahana
Salah satu fokus utama Surya adalah perbaikan infrastruktur desa, seperti pembangunan drainase di area rawan banjir dan perbaikan jalan yang rusak. Ia juga mengungkapkan strategi spesifik yang membawanya meraih kemenangan atas calon petahana, Subur Rustadi.
Dalam pemungutan suara, Surya berhasil meraih 4.107 suara, mengungguli Subur Rustadi yang memperoleh 4.015 suara.
Kunci kemenangannya, menurut Surya, adalah pendekatan ‘door to door’ yang ia lakukan secara konsisten. Ia mendatangi setiap rumah warga, sembari membentuk tim perwakilan di setiap Rukun Tetangga (RT) untuk memperkuat kampanye.
“Setiap hari tuh saya door to door dari rumah ke rumah, dari rumah ke rumah. Setelah itu terbentuk tim per RT. Setelah tim per RT terbentuk, baru saya mengadakan kampanye terbuka atau berkelompok. Itu yang saya lakukan seperti itu sehingga saya dapat perhatian dari warga dengan visi-misi saya ke depan,” ungkapnya.
Pendekatan personal ini terbukti efektif dalam menarik perhatian warga terhadap visi dan misinya.
Seorang tetangga Surya, Rangga (18), menyampaikan harapannya agar Surya dapat menjalankan amanah sebagai kepala desa dengan lebih terbuka kepada masyarakat, sesuai dengan harapan almarhum ayahnya.
“Almarhum bapak tuh kayak pengin pemimpin tuh yang harus tahu gitu rakyat tuh kayak gimana. Kayak yang kayak dia lakuin kemarin kayak pintu ke pintu aja gitu ngomong langsung. Bukan dari perwakilan atau dari apa dari apa, tapi seorang yang punya jabatan turun langsung ngomong ke rakyatnya. Kalau dari program dari Bapak sih dulu gitu kata dia,” tutur Rangga.
Menjelang pelantikannya, Surya menyatakan tekadnya untuk melayani seluruh masyarakat Desa Mekarwangi dan mengajak semua elemen untuk bersatu membangun desa.
“Harapan saya buat sekarang saat saya sudah menjadi Kepala Desa, karena kan saya sekarang belum dilantik, saat saya udah dilantik, semua yang namanya masyarakat Mekarwangi itu menjadi masyarakat saya. Ke depannya semua itu masyarakat saya. Dan harus bener-bener kita bersatu untuk bagaimana caranya membangun Desa Mekarwangi,” tutup Surya.