Jabar Buka 1.057 Lowongan Kerja Melalui Bursa Online, Lamaran Lewat Nyari Gawe

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat kembali menyelenggarakan Bursa Kerja Online yang disiarkan langsung melalui akun TikTok Kang Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat pencari kerja, khususnya warga Depok dan sekitarnya, untuk memanfaatkan kesempatan ini. “Untuk warga Depok dan sekitarnya, silakan memanfaatkan bursa kerja ini dengan melamar melalui aplikasi Nyari Gawe. Pilih sesuai kualifikasi dan lowongan yang ditawarkan,” ujar Dedi.

Kegiatan ini dipantau langsung di PT YKK Zipper Kota Depok, menyediakan total 1.057 lowongan kerja dari 16 perusahaan. Salah satu perusahaan yang berpartisipasi adalah Alfamart, yang membuka 600 lowongan untuk berbagai posisi, termasuk 100 posisi khusus bagi penyandang disabilitas. Syarat pelamar minimal berusia 18 tahun dan lulusan SMA/SMK. Hingga kini, 1.700 orang telah mendaftar melalui aplikasi Nyari Gawe untuk lowongan ini.

Dedi Mulyadi juga menyarankan agar tidak ada pembatasan usia bagi pelamar, dengan alasan bahwa individu yang lebih tua namun masih produktif seharusnya tetap diperbolehkan bekerja. Pernyataan ini disampaikan seiring dengan penawaran lowongan kerja oleh PT XL Axiata yang membuka 200 posisi bagi warga Depok berusia 18-40 tahun. Saat siaran langsung, tercatat 206 pelamar telah mendaftar untuk posisi di PT XL Axiata melalui aplikasi Nyari Gawe.

Perusahaan lain yang turut menawarkan lowongan adalah PT Ebara Indonesia, yang membuka puluhan posisi, termasuk sopir untuk manajemen perusahaan dan sopir forklift. Jaringan ritel Indomaret juga menyediakan 50 posisi khusus wilayah Depok. Data menunjukkan lebih dari 2.000 pelamar telah mendaftar melalui aplikasi Nyari Gawe, dengan sebagian besar berasal dari luar Depok seperti Bandung, Bogor, dan Sukabumi.

Selama siaran langsung di TikTok yang didampingi oleh Walikota Depok Supian Suri, Dedi mempromosikan berbagai lowongan kerja yang tersedia. Walikota Depok menyambut baik kegiatan bursa kerja ini karena mempermudah masyarakat Depok dalam mengetahui dan melamar lowongan kerja, terutama dengan kemudahan akses melalui aplikasi Nyari Gawe.

Diikuti Kota/Kabupaten Lain di Jabar

Dedi Mulyadi menyatakan bahwa bursa kerja online yang telah sukses dilaksanakan di Bekasi dan Depok ini akan terus berlanjut ke kota dan kabupaten lain di Jawa Barat. Antusiasme pencari kerja yang tinggi di kedua daerah tersebut menjadi alasan utama untuk melanjutkan kegiatan ini.

Ia mendorong bupati dan wali kota di Jawa Barat untuk mengadopsi program ini dan segera melaksanakannya agar perusahaan lebih terbuka dalam menyediakan lowongan kerja. Dedi menekankan bahwa kepala daerah lebih memahami kondisi industri dan lapangan kerja di wilayah masing-masing, sehingga perlu lebih kreatif dalam membuka akses informasi lowongan.

Aplikasi Nyari Gawe dinilai efektif dan dapat diterapkan di daerah lain. Sebagai contoh, Bekasi berkomitmen untuk menggelar bursa kerja live setiap Jumat, mengingat banyaknya industri di wilayah tersebut. Dedi menyebutkan bahwa di Bekasi, dari sekitar 9.000 industri dan perusahaan, berpotensi membuka puluhan ribu lowongan kerja jika seluruhnya mengumumkan kesempatan yang ada.

Terakhir, Dedi Mulyadi berpesan kepada kepala daerah dan aparat kepolisian untuk mencegah praktik percaloan tenaga kerja. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan investor demi meningkatkan investasi di Jawa Barat, yang pada akhirnya akan berujung pada penambahan peluang lowongan pekerjaan.

Tinggalkan komentar