JAKARTA – Para siswa diingatkan untuk mengisi seluruh jawaban pada soal Tes Kemampuan Akademik (TKA), terutama pada tipe pilihan ganda. Hal ini karena tidak ada sistem nilai minus untuk jawaban yang salah, sehingga mengisi semua jawaban lebih disarankan daripada membiarkannya kosong.
Imam Santoso, salah satu pembuat soal TKA, menjelaskan bahwa jawaban yang tidak diisi akan diberi kode 9, sementara jawaban yang salah akan diberi kode 0. Jawaban yang benar akan diberi kode 1, dan jawaban yang diisi benar secara mutlak akan diberi kode 2. “Nah, kode itu bisa jadi dibuat menjadi sebuah skor atau nilai,” ujar Ketua MGMP Matematika DKI Jakarta itu.
“Jadi sekali lagi untuk pilihan ganda biasa sebaiknya diisi,” imbuhnya. Jika siswa merasa kesulitan menjawab, Imam menyarankan untuk memilih jawaban yang paling mendekati.
Lebih lanjut, Imam menguraikan bahwa pada tipe soal yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar, siswa perlu berhati-hati. Ia mencontohkan, jika ada lima pernyataan, maksimal bisa ada empat jawaban yang benar. “Maka minimal dua [jawaban] jangan sampai cuman satu. Nah kemarin itu kebanyakan satu yang jawab dan itu strateginya,” jelasnya.
Pentingnya Memahami Kisi-kisi TKA
Imam menekankan bahwa siswa yang ingin meraih nilai tertinggi dalam TKA wajib memahami kerangka atau kisi-kisi yang telah disediakan oleh pemerintah. Namun, ia menyadari bahwa mempelajari seluruh materi TKA adalah hal yang mustahil mengingat cakupannya yang luas dan tujuannya yang spesifik untuk persiapan masuk perguruan tinggi.
TKA Sebagai Validator Nilai Rapor SNBP
Pada TKA 2026, tes ini akan difungsikan sebagai validator nilai rapor untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kebijakan ini sempat tertunda pada TKA 2025 karena adanya protes dari masyarakat terkait persiapan TKA. “Tapi untuk tahun ini pasti dipakai,” tegas Imam.
Imam juga menegaskan perbedaan TKA dengan asesmen lain seperti Asesmen Nasional atau Ujian Nasional. “Bahwa TKA kali ini ada 3 macam bentuk soal, yang pertama ada pilihan ganda biasa, yang kedua adalah pilihan ganda kompleks dalam hal ini benarnya lebih dari satu, yang ketiga adalah benar salah atau yang tidak sesuai tidak sesuai. Itu yang disebut dengan pilihan ganda kategori,” ujarnya.
Komentar