Siswi SMP di Jaktim Edit Foto Rekan Jadi Vulgar Pakai AI, Polisi Turun Tangan

JAKARTA – Sebuah kasus penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) menggemparkan lingkungan pendidikan di Pulogadung, Jakarta Timur. Seorang siswa kelas 9 di salah satu SMP Negeri diduga mengedit foto rekan-rekan sekelasnya menggunakan AI hingga bermuatan vulgar dan dijadikan stiker.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ratusan foto hasil editan tersebut diperjualbelikan oleh pelaku. Pihak kepolisian Resor Metro Jakarta Timur telah menerima informasi mengenai kejadian ini dan sedang melakukan penelusuran. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari para korban.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, mengimbau agar para korban segera melaporkan kejadian ini. “Fotonya dijadikan stiker,” ujar AKP Made Budi, mengonfirmasi adanya pengeditan foto menjadi stiker.

Menariknya, terduga pelaku pengeditan foto tersebut juga membuat laporan ke Polres Jakarta Timur terkait dugaan penganiayaan. Ia mengaku menjadi korban penganiayaan oleh rekan-rekan yang fotonya ia edit. Pelaku menyatakan bahwa penganiayaan terjadi karena teman-teman para korban kesal atas ulahnya mengedit foto menjadi vulgar.

“Adapun sebelumnya korban (penganiayaan) mengedit foto siswi-siswi menjadi foto vulgar, lalu teman-teman siswi-siswi tersebut tidak menerima sehingga melakukan kekerasan fisik terhadap korban. Jadi yang melakukan penganiayaan teman-teman para korban karena kesal sudah mengedit foto para korban,” jelasnya.

Tinggalkan komentar