Pertamina Umumkan Pemenang Kompetisi Energi, Mahasiswa UI Ungguli Debat

Jakarta – PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan para pemenang Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC) yang merupakan bagian dari rangkaian Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Pengumuman ini dilangsungkan bersamaan dengan Grand Final dan Awarding PGTC 2026 yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Acara Grand Final dan Awarding PGTC 2026 diselenggarakan di Auditorium MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, pada Rabu (23/9). Rangkaian kegiatan ini menandai akhir dari proses seleksi dan kompetisi yang telah diikuti oleh para peserta dalam dua ajang utama yang berfokus pada isu dan inovasi energi.

Dengan tema ‘Energizing Acceleration for Future Impact’, PGTC 2026 bertujuan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami isu-isu energi terkini, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan solusi. Kompetisi ini menjadi wadah bagi talenta muda dari seluruh Indonesia untuk menampilkan kemampuan dan gagasan mereka.

Energy Debate Championship (EDC) merupakan kompetisi debat berbahasa Inggris dengan format British Parliamentary. Ajang ini dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam berargumentasi, berpikir kritis, melakukan riset, serta menyampaikan perspektif secara terstruktur mengenai berbagai isu strategis di sektor energi.

Selain EDC, PGTC 2026 juga menyelenggarakan Energynovation Ideas Competition (EIC). Kompetisi ini berfokus pada pengembangan gagasan inovatif di bidang energi, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyajikan karya ilmiah dan ide-ide kreatif dalam menjawab tantangan ketahanan energi serta transisi energi berkelanjutan.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa PGTC adalah wujud komitmen Pertamina dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan memiliki wawasan energi luas. “PGTC 2026 adalah bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki kapasitas, kreativitas, dan kepedulian yang besar terhadap masa depan energi, melalui EDC, mereka mengasah cara berpikir kritis terhadap isu strategis, dan melalui EIC, mereka menghadirkan solusi inovatif yang relevan dengan tantangan transisi energi. Ini sejalan dengan semangat kami untuk terus mengakselerasi peran talenta muda sebagai motor penggerak ketahanan energi nasional yang berkelanjutan,” ujar Arya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/09/2026).

Melalui serangkaian seleksi dan penilaian yang ketat, sejumlah mahasiswa dan perguruan tinggi berhasil keluar sebagai pemenang dalam kategori EDC dan EIC.

Pemenang Energy Debate Championship (EDC) PGTC 2026

  • Winner: Universitas Indonesia (Carlsson Khovis, Jared Tristan Wibisono)
  • 1st Runner Up: Universitas Gadjah Mada (Yehezkiel Vito, Komang Ayu Azka Pramesti Mahiswari Matsuzawa)
  • 2nd Runner Up: Universitas Pelita Harapan (Beatrice Frederica Sungkono, Timothy Sean Wahyudi)
  • 3rd Runner Up: Universitas Udayana (Theresa Angelica Hartono, Annabelle Maureen Cherry Therestian)

Pemenang Energynovation Ideas Competition (EIC) PGTC 2026

  • Winner: Faishal Muflih Irfanu Tsaqib (Universitas Negeri Surabaya)
  • 1st Runner Up: Aisyah Islami Puteri Dnaro (Institut Teknologi Bandung)
  • 2nd Runner Up: M. Ihsan Fadhlurahman (Universitas Gadjah Mada)

Selain penghargaan berdasarkan peringkat kompetisi, EDC dan EIC juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta yang menunjukkan keunggulan dalam aspek tertentu. Penghargaan ini mencakup kategori Best Speaker, Best Presentation, dan Most Promising Idea.

Penerima Penghargaan Khusus PGTC 2026

  • Best Speaker: Carlsson Khovis (Universitas Indonesia)
  • Best Presentation: Bryant Jusuf Nainggolan (Universitas Diponegoro)
  • Most Promising Idea: Mellanie Jasmine Reyfanita (Universitas Indonesia)

Para pemenang EDC dan EIC tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman pengembangan diri, termasuk program international exposure atau benchmarking bagi peraih posisi teratas. Rangkaian PGTC 2026 juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, mengembangkan kapasitas, membangun jejaring, serta berinteraksi langsung dengan para profesional di industri energi.

Tinggalkan komentar