JAKARTA – Kondisi lalu lintas di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, dilaporkan telah kembali normal. Pembukaan kembali jalur utama ini dilakukan setelah aksi unjuk rasa yang melibatkan massa buruh selesai dilaksanakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, hingga area Bundaran HI kini telah dibuka untuk umum. “Untuk di Jalan Sudirman, Thamrin, Bundaran HI, setelah dari rekan-rekan KSPSI, KBPBI meninggalkan sampai dengan perjalanan kembali, jalur akan dibuka normal kembali,” ujar Budi di Jalan Sudirman, Kamis (24/9/2026).
Dengan dibukanya kembali akses jalan tersebut, masyarakat dihimbau untuk dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. “Jadi kami informasikan kepada seluruh masyarakat untuk jalur Sudirman-Thamrin saat ini sudah dilakukan pola untuk dibuka kembali aktivitas rutin seperti sediakala,” tambahnya.
Sementara itu, untuk lalu lintas di kawasan flyover Ladokgi, pihak kepolisian masih melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan. Pembukaan jalur di area tersebut akan dilakukan secara situasional. “Begitu juga dengan di Ladokgi, kita melihat nanti secara situasional kita akan membuka jalur tersebut sehingga memudahkan bagi kepentingan masyarakat lainnya,” imbuh Budi.
Sebelumnya, massa buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi demonstrasi di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Aksi tersebut dibubarkan setelah para peserta menyampaikan orasinya.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB, orator dari mobil komando telah mengarahkan massa untuk meninggalkan area demonstrasi. Massa buruh membubarkan diri secara tertib.
Presiden KSPSI AGN, Andi Gani Nena Wea, menyatakan bahwa aksi tersebut digelar sebagai bentuk pengawalan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. Ia menekankan pentingnya pemerintah dan DPR untuk mempertimbangkan tuntutan yang diajukan oleh para buruh. “Kami ingatkan hari ini aksi untuk memperlihatkan kesungguhan kami. Pemerintah dan DPR jangan main-main dengan usulan dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” tegas Andi Gani.