1.550 Personel Ditlantas Amankan Aksi Hari Tani Nasional di Jakarta

JAKARTA – Polda Metro Jaya telah menyiapkan sebanyak 1.550 personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) untuk mengamankan aksi peringatan Hari Tani Nasional yang akan digelar di wilayah Jakarta pada hari ini. Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri.

Komjen Asep memimpin tactical floor game (TFG) di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, pada Rabu (23/9) kemarin. Kegiatan TFG ini bertujuan untuk menyamakan persepsi di antara seluruh unsur pengamanan, memastikan pelayanan, komunikasi, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan di lapangan berjalan terarah dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan situasi yang ada.

“TFG ini harus bisa menyamakan persepsi dan mematangkan seluruh rencana pengamanan, mulai dari plotting personel, pengawalan massa, pengaturan lalu lintas, cara bertindak, komunikasi, sampai kendali operasi yang terarah,” ujar Asep.

Persiapan pengamanan ini juga dilakukan untuk menjamin masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman dan tertib, sekaligus memastikan aktivitas warga lainnya tetap berjalan dengan baik. Polda Metro Jaya juga terus memperkuat komunikasi dengan para koordinator lapangan dan memperbarui informasi perkembangan kegiatan. Koordinasi ini dianggap penting agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara personel di lapangan mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan terukur.

Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, 1.550 personel Ditlantas Polda Metro Jaya akan ditempatkan di sejumlah kawasan strategis. Area tersebut meliputi Semanggi, Sudirman, kawasan UOB, Senayan, gedung DPR/MPR, Bundaran Patung Kuda, dan Monas. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan kepadatan atau penutupan ruas jalan akibat kegiatan yang berlangsung.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Di sisi lain, kepolisian juga berkomitmen untuk memastikan hak masyarakat lainnya dalam beraktivitas tetap terjaga.

“Kami menghormati ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Pada saat yang sama, kami juga ingin memastikan masyarakat yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutur Budi Hermanto.

Masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi kegiatan diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan, memperhatikan informasi lalu lintas terkini, mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif jika diperlukan, serta mematuhi arahan dari petugas di lapangan. Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian kegiatan pada hari ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan saling menghormati, sehingga ruang penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan berdampingan dengan baik.

Tinggalkan komentar