DPD RI Awards 2026: Pendaftaran Dibuka untuk Tokoh Penggerak Daerah, 945 Orang Telah Mendaftar

Jakarta – Pendaftaran DPD RI Awards 2026 masih dibuka, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengusulkan tokoh penggerak daerah yang berdedikasi. Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 15.30 WIB, tercatat 945 orang telah mendaftar atau diusulkan melalui laman resmi DPD RI di awards.dpd.go.id.

Tahun ini, penghargaan DPD RI Awards 2026 akan diberikan dalam empat bidang utama: pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta seni dan budaya. Selain itu, terdapat pula satu penghargaan khusus.

Bidang Penghargaan DPD RI Awards 2026

Adapun rincian bidang penghargaan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah: Diberikan kepada individu yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar masyarakat.
  • Inovator Teknologi Kesehatan: Diberikan kepada individu, profesional, atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, seperti penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan.
  • Penggerak Desa Mandiri Pangan: Ditujukan kepada tokoh yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan berkelanjutan.
  • Pelestari Budaya Daerah: Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta aktif mempromosikannya di tingkat nasional maupun internasional.
  • Special Recognition Awards: Merupakan apresiasi khusus bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.

Ketua DPD Pastikan Proses Penghargaan Bebas Intervensi

Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, menegaskan bahwa proses penjurian DPD RI Awards 2026 bebas dari intervensi. Ia menilai bahwa banyak tokoh inspiratif di daerah yang belum mendapatkan perhatian yang layak.

“Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah, local hero, local champion yang itu belum masuk radar,” ujar Sultan dalam acara DPD RI Awards 2025 lalu.

Sultan menjelaskan bahwa acara ini digelar untuk menjaring para pahlawan di daerah yang selama ini belum tersorot. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan aspirasi dari masyarakat daerah yang diamanahkan kepada 152 anggota DPD RI.

“Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami. Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sultan memastikan bahwa pimpinan DPD RI tidak dapat mengintervensi pemenang penghargaan ini. Ia menyatakan bahwa Dewan Pakar yang dilibatkan memiliki kapabilitas dan independensi.

“Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara,” ungkapnya.

Leave a Comment