JAKARTA – Universitas Airlangga (Unair) menawarkan sebuah jurusan yang relatif jarang diketahui namun memiliki prospek karier yang cemerlang, yaitu Teknologi Kesehatan Gigi. Jurusan ini fokus pada aspek teknis pembuatan perangkat gigi untuk mengembalikan fungsi optimal.
Mahasiswa akan mendalami cara dan teknik pembuatan gigi, termasuk gigi tiruan, serta menguasai penggunaan alat kesehatan gigi modern. Selain itu, lulusan juga dibekali kemampuan komunikasi yang baik untuk berkolaborasi dengan dokter gigi dan spesialis.
Materi Perkuliahan Teknologi Kesehatan Gigi Unair
Berdasarkan informasi dari laman resmi Unair, mata kuliah yang diajarkan meliputi anatomi gigi, fisiologi mulut dan gigi, material prostetik, material laboratorium, hingga ortodontik.
Prospek Karier Lulusan Teknologi Kesehatan Gigi
Narta Nikita Sari, seorang dokter gigi spesialis prostodonti (drg MDSc), menyatakan bahwa lulusan Teknologi Kesehatan Gigi Unair memiliki pilihan karier yang luas. Umumnya, mereka bekerja di laboratorium gigi, klinik, atau rumah sakit. Ada pula yang memilih untuk berkolaborasi langsung dengan dokter gigi spesialis atau bahkan mendirikan laboratorium gigi mandiri.
Rincian Biaya Kuliah Teknologi Kesehatan Gigi Unair
Calon mahasiswa dapat mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), atau jalur Mandiri. Biaya kuliah bervariasi tergantung jalur masuk:
- Jalur SNBP dan SNBT
UKT I: Rp500.000
UKT II: Rp1.000.000
UKT III: Rp3.000.000
UKT IV: Rp6.500.000
UKT V: Rp8.500.000 - Jalur Mandiri
UKT Kelompok 1: Rp6.500.000
UKT Kelompok 2: Rp8.500.000
IPI (Iuran Pengembangan Institusi): Rp10.000.000 (dibayar sekali)
Informasi lebih detail mengenai jurusan ini dapat diakses melalui situs resmi vokasi Unair di https://vokasi.unair.ac.id/d4-teknologi-kesehatan-gigi/.
Komentar