Simpang Pesing Ditutup Beton, Polisi Berupaya Berantas ‘Pak Ogah’ dan Urai Macet

Petugas gabungan di Jakarta Barat melakukan penutupan persimpangan Pesing menggunakan pembatas beton. Langkah ini diambil untuk mencegah aktivitas ‘Pak Ogah’ yang kerap dikeluhkan pengendara dan mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan, Iptu Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa penutupan simpang Pesing merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus dari lampu merah Green Garden. Pengalihan arus ini bertujuan mengurangi kepadatan di perempatan Green Garden yang mengarah ke Grogol, dengan mengarahkan kendaraan ke arah Tubagus Angke.

Pemilihan pembatas beton didasarkan pada pengalaman sebelumnya di mana ‘Pak Ogah’ kerap memindahkan atau membuka pembatas plastik. “Kita antisipasi Pak Ogah supaya tidak membuka, pakai beton,” ujar Iptu Arif.

Dengan penutupan ini, lalu lintas dari arah Green Garden menuju Grogol dialihkan untuk melewati Tubagus Angke terlebih dahulu. Menurut Iptu Arif, sejak penutupan dan pengalihan arus diterapkan, lalu lintas di area tersebut dilaporkan berjalan lancar.

Pihaknya berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Tiga Pilar guna mencegah kembali beroperasinya ‘Pak Ogah’ di lokasi tersebut. “Kita kerja sama dengan Tiga Pilar, kita tangkap, kita serahkan ke Dinas Sosial,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar