Petugas pemadam kebakaran (damkar) berhasil memadamkan lahan yang terbakar di Kampung Bandan, Jakarta Utara. Luas area yang terdampak kebakaran mencapai 5.000 meter persegi atau setara dengan 0,5 hektare.
Gatot Sulaiman, Kasiops Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, menyatakan bahwa kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 60 juta. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 18.22 WIB.
Dugaan sementara, api berasal dari bara puntung rokok yang dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Puntung rokok tersebut kemudian membakar ilalang di area tersebut.
“Pelapor yang sedang bermain burung dara melihat asap tebal dari alang-alang di lapangan, berdasarkan kesaksian pelapor kemungkinan api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan,” ujar Gatot.
Api yang membesar dengan cepat kemudian menyambar tumpukan material bambu milik H. Seno yang baru saja diturunkan di lapangan. Setelah melihat api semakin membesar, pelapor segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Laporan kebakaran diterima oleh damkar sekitar pukul 12.55 WIB. Lokasi persisnya berada di Jalan Kampung Bandan RT 07 RW 02, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Petugas damkar mengerahkan sebanyak 15 mobil pompa air dan 80 personel untuk memadamkan api. Upaya pemadaman secara keseluruhan dinyatakan selesai pada pukul 14.52 WIB, namun petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat kebakaran ini, sempat terlihat kepulan asap putih tebal membubung dari lokasi kejadian. Peristiwa serupa pernah terjadi pada Senin (10/8) bulan sebelumnya, di mana lahan milik KAI seluas 15.000 meter persegi atau 1,5 hektare juga terbakar. Kebakaran pada bulan lalu itu juga diduga dipicu oleh puntung rokok dan sempat mengganggu perjalanan kereta rel listrik (KRL).