Puluhan unit ISO tank container mengalami kebakaran di area New Priok Container Terminal One (NPCT1), Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 15.44 WIB. Insiden ini sempat diwarnai rentetan ledakan dan menimbulkan kepulan asap hitam tebal.
Proses pemadaman segera dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) dan otoritas pelabuhan. Sebanyak 14 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 70 personel dikerahkan dari wilayah Jakarta Utara untuk memadamkan api. Operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 18.56 WIB.
Lokasi kebakaran berada di NPCT1, Jalan Terminal Kalibaru Raya Kavling B No 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Polres Pelabuhan Tanjung Priok saat ini tengah mendalami penyebab pasti dari insiden yang melanda terminal peti kemas tersebut.
Puluhan Tank Kontainer Terbakar
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, menyatakan bahwa sedikitnya 51 isotank dan satu unit kontainer DG (Dangerous Goods) terbakar dalam insiden tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar,” kata AKBP Alrasyidin Fajri, Selasa (22/9/2026). “Untuk detail lebih lanjut dalam proses lidik.”
Proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Pelindo, NPCT1, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah area pendinginan selesai.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan keterangan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh salah satu kontainer yang berisi minyak mentah, yang merupakan bahan mudah terbakar. Faktor cuaca panas juga diduga turut berkontribusi terhadap terjadinya insiden ini.
“Objek yang terbakar diduga dari muatan salah satu kontainer berisi minyak mentah yang mudah terbakar,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa.
Tak Ada Korban Jiwa
Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok tersebut. Saat ini, petugas masih melakukan tahap pendinginan di lokasi kebakaran, yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam.
“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Christine Margaretha Manasseh. “Pembaruan saat ini penanganan kebakaran sudah masuk tahap pendinginan yang dilakukan NPCT1 dengan pihak terkait.”