Pria Peleceh di Bus JR Connexion Akui Kesalahan, Minta Maaf dan Berjanji Tidak Mengulangi

Seorang pria bernama Fariz Maulana meminta maaf atas tindakannya melecehkan seorang penumpang wanita di dalam bus JR Connexion yang melayani rute Juanda-Tamansari. Pelaku mengakui perbuatannya sebagai kekhilafan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di masa mendatang.

Dalam sebuah video yang beredar, Fariz Maulana menyatakan penyesalannya. “Saya Fariz Maulana menyatakan khilaf dan maaf kepada ibu di sebelah saya di bus jurusan Blok M-Bogor. Bus tersebut berangkat pada 17 September 2024 dari Jakarta sekitar pukul 17.45 WIB,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga baginya dan berjanji akan bertobat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Fariz juga menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab secara hukum apabila kembali melakukan tindakan serupa di kemudian hari, baik terhadap korban maupun wanita lainnya.

Sebelumnya, Fariz Maulana telah diamankan di Kantor Induk PJR Tol Jagorawi pada Kamis (17/9) malam setelah dugaan pelecehan tersebut. Di kantor PJR, pelaku menjalani interogasi dan telah meminta maaf secara langsung kepada korban.

Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli menjelaskan bahwa pelaku juga telah menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Sudah saling memaafkan dan pelaku sudah buat surat pernyataan,” kata Jajuli.

Suami korban juga sempat mendatangi kantor PJR setelah mengetahui insiden yang menimpa istrinya. Setelah berdiskusi, pihak korban dan suaminya memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara ini ke ranah hukum dan memilih memaafkan pelaku. “Tapi memang maunya begitu saja. Si pelakunya bikin pernyataan,” pungkas Jajuli.

Tinggalkan komentar