PGN Perluas Pasar Gas Bumi Lewat Inovasi Komersial, Direktur Raih Best CMO Award 2026

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, terus mengukuhkan strategi komersialnya. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan infrastruktur, penguatan konektivitas pasokan, serta penyediaan solusi energi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan di berbagai wilayah.

Upaya strategis ini membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 kategori Oil and Gas oleh Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, dalam ajang Best CMO Award 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Penghargaan ini menggarisbawahi keberhasilan PGN dalam inovasi pemasaran dan komersial di sektor energi.

“Strategi komersial PGN tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penyaluran dan pendapatan, tetapi juga bagaimana menciptakan demand gas bumi yang berkelanjutan. Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang berbeda, sehingga pendekatan komersial harus semakin adaptif,” ujar Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2026).

Pendekatan adaptif ini diwujudkan melalui optimalisasi infrastruktur gas bumi yang sudah ada serta pengembangan konektivitas baru. Selain mengandalkan jaringan pipa, PGN juga merambah solusi ‘beyond pipeline’ dengan mengembangkan Compressed Natural Gas (CNG) dan memanfaatkan Liquefied Natural Gas (LNG) untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan pasokan.

Ekosistem infrastruktur gas bumi PGN yang luas, mencakup lebih dari 33.000 km jaringan pipa serta fasilitas pendukung CNG dan LNG, saat ini melayani 822.561 rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, dan 3.310 pelanggan industri serta komersial. Layanan gas bumi PGN telah menjangkau 78 kabupaten/kota di Indonesia.

Dalam upaya memperluas pasar di berbagai daerah, PGN mengoptimalkan infrastruktur eksisting dan mengembangkan skema layanan baru untuk menjangkau wilayah yang belum terkoneksi langsung dengan jaringan pipa utama. Salah satu contohnya adalah skema CNG Clustering di Sleman, Yogyakarta, yang dirancang untuk melayani sekitar 4.500 pelanggan rumah tangga, serta pelanggan UMKM dan komersial.

Skema ini menjadi alternatif pengembangan pasar gas bumi di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa transmisi utama. “Dengan solusi beyond pipeline, pengembangan pasar tidak harus selalu menunggu tersedianya jaringan pipa utama. Kami berupaya menghadirkan solusi yang paling sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan pelanggan sehingga manfaat gas bumi dapat dirasakan semakin luas,” ungkap Aldiansyah.

Pemanfaatan CNG juga terus didorong untuk sektor usaha kecil dan komersial yang belum terjangkau jaringan pipa. Penggunaan gas bumi, baik melalui jaringan pipa maupun CNG, diklaim dapat memberikan efisiensi biaya energi sekitar 30-40% per bulan bagi sejumlah segmen pelanggan. Selain itu, solusi ini menawarkan kemudahan penggunaan dan manfaat lingkungan yang lebih baik dibandingkan beberapa bahan bakar alternatif.

Dari sisi pasokan, PGN terus memperkuat portofolio untuk mendukung ekspansi pasar. Salah satunya melalui tambahan alokasi gas dari Wilayah Kerja Tungkal di Sumatera yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN.

Melihat peluang energi masa depan, PGN juga aktif menjajaki sumber-sumber pasokan baru. Potensi pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas metana batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, tengah dijajaki. Penyaluran CBM diproyeksikan dapat tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.

Selain CBM, PGN juga menjajaki potensi pengembangan biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit serta Synthetic Natural Gas (SNG). Diversifikasi sumber pasokan ini merupakan bagian dari upaya PGN memperkuat keberlanjutan pasokan sekaligus menangkap peluang pengembangan energi dan pasar gas bumi ke depan.

Aldiansyah menekankan bahwa perluasan pasar dan penguatan pasokan harus berjalan beriringan agar pertumbuhan permintaan tetap didukung oleh keandalan layanan. “Ke depan, PGN akan terus mengoptimalkan ekosistem gas bumi secara terintegrasi, mulai dari penguatan sumber pasokan dan infrastruktur hingga pengembangan pelanggan. Dengan demikian, ekspansi pasar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan industri di berbagai daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar