PEKALONGAN – Sebuah insiden tragis terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah, menyusul meninggalnya salah seorang peserta Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026. Peserta bernama Ahmad Faiz (40), warga Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, diduga meninggal dunia akibat kelelahan yang ekstrem.
Perwakilan dari Tim SimOne, M Akhid, membenarkan kabar tersebut. “Peserta meninggal itu emang iya, iya, karena kelelahan,” ujarnya. Aksi Ahmad Faiz saat karnaval, yang masih mengenakan kostum detail berwarna hitam lengkap dengan tanduk dan ekor, sempat beredar luas di media sosial dan menjadi sorotan, terutama karena tudingan adanya unsur ritual satanik dalam penampilan rombongannya.
Akhid menjelaskan bahwa almarhum telah berjuang keras selama sepekan penuh untuk mempersiapkan pertunjukan karnaval tersebut. Intensitas persiapan yang tinggi ini diduga menjadi faktor utama kelelahan yang dialaminya. “Nah, kita akan mengevaluasi lebih lanjut agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Dan sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang telah kami lakukan hingga membuat keresahan di kalangan masyarakat,” tambah Akhid.
Sementara itu, Muslih (53), yang merupakan kerabat Ahmad Faiz, mengungkapkan bahwa almarhum meninggal pada Jumat pagi (11/9). Menurut Muslih, kondisi Ahmad Faiz sebelum mengikuti karnaval masih terlihat sehat. Namun, dalam dua hari terakhir sebelum acara, almarhum hampir tidak memiliki waktu istirahat karena harus membagi waktu antara persiapan karnaval dan pekerjaan.