PAD Maluku Utara Melonjak 39,02% di Bawah Kepemimpinan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe

JAKARTA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Maluku Utara mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 39,02% pada tahun anggaran 2026. Angka ini melonjak dari Rp1,165 triliun menjadi Rp1,620 triliun, menandai keberhasilan di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Kenaikan PAD ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam Rapat Paripurna Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada Rabu (16/9/2026). Ia memaparkan bahwa struktur rancangan APBD mencakup pendapatan yang terdiri dari PAD, Pendapatan Transfer, dan Belanja Daerah.

“Pendapatan Asli Daerah dari Rp1,165 triliun menjadi Rp1,620 triliun atau naik 39,02%,” ujar Sarbin Sehe dalam keterangannya.

Selain PAD, komponen pendapatan transfer juga mengalami peningkatan sebesar 4,11%, dari Rp1,630 triliun menjadi Rp1,697 triliun. Sementara itu, komponen lain-lain pendapatan sah tercatat naik 30,52%, dari Rp212 juta menjadi Rp277 juta.

Di sisi lain, Belanja Daerah dalam APBD-P TA 2025 mengalami penambahan sebesar 29,80%, mencapai angka Rp3,659 triliun. Sarbin menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya penyelarasan keuangan daerah dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah dalam APBD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Utara. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan DPRD, saya optimistis program prioritas ini akan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar