Kemendagri Beri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Maluku-Nusa Tenggara

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Bidakara Assembly Hall, Jakarta, pada Kamis (17/9). Acara ini merupakan upaya Kemendagri untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah melalui kompetisi yang sehat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa apresiasi ini dibagi ke dalam enam regional, meliputi Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua. Pembagian ini bertujuan agar kompetisi antardaerah lebih berimbang, sesuai dengan karakteristik dan kapasitas masing-masing wilayah.

“Paling berat di Sumatera karena ada 10 gubernur di sana. Kemudian ada kota juga banyak di sana, kotanya. Pertandingannya paling keras Sumatera. Dan kemudian di kabupaten juga banyak sekali di sana,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).

Pada Batch II ini, terdapat empat kategori penilaian, yaitu pemenuhan standar pelayanan minimal bidang pendidikan, kesehatan, dan perumahan, serta penanganan sampah dan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

Proses penilaian melibatkan kementerian/lembaga terkait sesuai bidangnya demi memastikan objektivitas dan berbasis kinerja. “Mohon maaf ya kalau yang belum dapat, ini penilaian kita laksanakan seobjektif mungkin oleh tim yang ada,” kata Tito.

Tito menegaskan bahwa apresiasi ini tidak hanya berupa penghargaan, tetapi juga insentif dalam bentuk bantuan pemerintah kepada pemda yang akan disalurkan ke rekening daerah. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program dan kebutuhan pembangunan daerah.

Ia berharap gelaran apresiasi ini dapat menjadi pemicu bagi pemda untuk terus meningkatkan kinerja. “Bagi rekan-rekan yang belum beruntung, ya semoga bisa terpancing lah dengan adanya award ini, karena award ini enggak hanya ngasih piala, tapi juga memberikan insentif fiskal,” pungkasnya.

Daftar Pemenang Kategori Layanan Kesehatan

Untuk kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat provinsi, penghargaan diraih oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Maluku Utara. Tingkat kabupaten dimenangkan oleh Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Halmahera Tengah. Sementara itu, untuk tingkat kota, pemenangnya adalah Kota Bima, Kota Mataram, dan Kota Kupang.

Daftar Pemenang Kategori Layanan Pendidikan

Kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Maluku dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di tingkat kabupaten, penghargaan diraih oleh Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk tingkat kota, pemenangnya adalah Kota Bima, Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Mataram.

Daftar Pemenang Kategori Program 3 Juta Rumah

Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat provinsi diraih oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Maluku Utara. Di tingkat kabupaten, penghargaan jatuh kepada Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Lombok Utara. Untuk tingkat kota, pemenangnya adalah Kota Mataram, Kota Kupang, dan Kota Ternate.

Daftar Pemenang Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI

Untuk kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI tingkat provinsi, pemenangnya adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di tingkat kabupaten, penghargaan diraih oleh Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Lombok Timur. Sementara di tingkat kota, pemenangnya adalah Kota Mataram, Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Ambon.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, serta kepala daerah se-wilayah Maluku dan Nusa Tenggara dan pejabat terkait lainnya.

Tinggalkan komentar