Lulusan S1 Ini Paling Banyak Jadi Pengangguran, Apa Saja Daftarnya?

Badan Pusat Statistik mencatat 1 juta lebih penganggur terdidik. Studi LPEM FEB UI mengungkap 5 program studi S1 yang menyumbang pengangguran terbanyak di Indonesia.

Lulusan S1 Ini Paling Banyak Jadi Pengangguran, Apa Saja Daftarnya?
Foto: Ilustrasi sarjana pengangguran. (Gemini AI)

JAKARTA – Permasalahan pengangguran di Indonesia masih menjadi isu serius yang memerlukan perhatian pemerintah. Data menunjukkan bahwa lulusan perguruan tinggi turut berkontribusi pada angka pengangguran nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengklasifikasikan lulusan diploma IV hingga strata tiga (S3) sebagai pengangguran terdidik. Berdasarkan data BPS per Mei 2026, jumlah pengangguran terdidik mencapai 1.033.182 orang, yang setara dengan 14,31 persen dari total 7,22 juta pengangguran di Indonesia.

Melihat lebih dalam, program studi (prodi) strata satu (S1) mana saja yang paling banyak menyumbang angka pengangguran? Sebuah kajian dari peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengulas kesiapan pasar kerja dalam menyerap lulusan perguruan tinggi.

Kajian tersebut menggunakan data dari Survei Angkatan Kerja Nasional yang dilaksanakan oleh BPS pada Agustus 2025. Hasilnya mengidentifikasi lima program studi S1 yang menyumbang pengangguran terbanyak, yaitu:

  • Manajemen: 10,3%
  • Hukum: 9%
  • Ekonomi: 8,7%
  • Pendidikan: 7,1%
  • Akuntansi: 5,1%

Kelima program studi ini, jika digabungkan, mencakup sekitar 40 persen dari total penganggur yang berpendidikan minimal S1.

Program studi Manajemen, yang menduduki peringkat teratas sebagai penyumbang pengangguran terbanyak, juga merupakan salah satu prodi dengan jumlah mahasiswa terbanyak. Menurut buku Statistik Pendidikan Tinggi 2025 dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdiktisaintek, Manajemen dipilih oleh 210.182 mahasiswa baru pada tahun 2025.

Prodi lain yang juga banyak diminati dan masuk dalam kajian LPEM FEB UI adalah Ilmu Hukum dengan 86.937 mahasiswa baru, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (102.244 mahasiswa baru) dan Pendidikan Agama Islam (59.804 mahasiswa baru) yang masuk dalam kategori Pendidikan.

Akuntansi juga tercatat sebagai prodi dengan jumlah mahasiswa baru yang signifikan, yaitu 75.571 orang pada 2025. Namun, prodi Ekonomi tidak masuk dalam daftar ini.

Dalam hal jumlah mahasiswa terdaftar, Manajemen kembali memimpin dengan total 1.168.252 mahasiswa pada 2025. Ilmu Hukum, Pendidikan, dan Akuntansi juga termasuk dalam daftar prodi dengan jumlah mahasiswa terdaftar terbanyak.

Jumlah mahasiswa baru dan terdaftar yang tinggi di prodi Manajemen juga berimplikasi pada jumlah lulusannya. Sekitar 140.132 mahasiswa lulus dari prodi Manajemen pada 2025. Peringkat selanjutnya diikuti oleh prodi Pendidikan, Akuntansi, dan Ilmu Hukum.

Secara keseluruhan, lima prodi dengan jumlah lulusan terbanyak sepanjang 2025 adalah:

  • Manajemen: 140.132 lulusan
  • Pendidikan Guru SD: 58.695 lulusan
  • Akuntansi: 57.347 lulusan
  • Ilmu Hukum: 51.407 lulusan
  • Pendidikan Agama Islam: 44.291 lulusan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *