Karyawan SPPG Bengkulu Ditangkap Atas Dugaan Perkosaan dan Pembunuhan Relawan

BengKULU – Misteri tewasnya MY, seorang relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai, Kota Bengkulu, akhirnya mulai terkuak. Kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial RPP (25) yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut. Pelaku diketahui merupakan rekan kerja korban.

Menurut keterangan polisi, sebelum ditemukan meninggal dunia dan jasadnya dibuang ke sungai, korban MY diduga telah diperkosa oleh pelaku. RPP diamankan oleh Tim Resmob Macan Gading Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bengkulu setelah proses penyelidikan intensif dilakukan sejak penemuan jenazah korban.

RPP yang merupakan warga Kota Bengkulu ini bekerja di SPPG Padang Serai, sama seperti korban. Kapolresta Bengkulu, Kombes Rahmad Hidayat, menjelaskan bahwa hasil penyelidikan dan pemeriksaan mendalam mengindikasikan korban telah diperkosa oleh pelaku. Pelaku disebut telah merencanakan aksinya dengan mencegat korban di jalan.

“Pelaku ini telah menunggu korban di pinggir jalan yang biasa dilewati korban, saat itulah pelaku meminta korban mengantarnya ke rumah karena sepeda motor pelaku rusak, lalu meminta korban mengantarnya kembali ke tempat kerja,” ungkap Rahmad.

Lebih lanjut, Rahmad memaparkan bahwa pelaku, saat dibonceng korban, meminta korban untuk berhubungan badan. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh korban. Pelaku kemudian bertindak nekat hingga menyebabkan keduanya terjatuh dari sepeda motor.

“Setelah jatuh korban tidak sadar dan tergeletak di pinggir jalan. Saat itulah, korban diperkosa pelaku. Usai diperkosa, korban diangkat dan diceburkan ke sungai,” jelas Rahmad.

Untuk memastikan jasad korban tidak mengapung, pelaku mengambil batu dari tanggul sungai dan memasukkannya ke dalam baju korban. Setelah memastikan aksinya aman, pelaku meninggalkan korban dan menutupi sepeda motor korban dengan sampah.

Tinggalkan komentar