Kapal Virgo Terbalik di Laut Jawa, Ratusan Penumpang Dievakuasi

Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan hilang kontak dan terbalik di perairan Laut Jawa. Insiden ini memicu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) besar-besaran oleh Basarnas dan pihak terkait lainnya. Sejumlah penumpang berhasil dievakuasi, namun terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kabar mengenai hilangnya Kapal Virgo Transport 8 pertama kali dikonfirmasi oleh Basarnas. Kapal yang membawa 243 orang tersebut sempat melaporkan tengah menghadapi cuaca buruk sebelum akhirnya hilang kontak. Lokasi terakhir kapal diketahui berada di koordinat 4°31’51.82″S 114° 2’6.88″E, berjarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.

Kronologi Hilangnya Kapal Virgo

Menurut laporan awal, Kapal Virgo Transport 8 menghadapi cuaca buruk pada pukul 01.00 WIB dan selanjutnya hilang kontak. Pihak manajemen Virgo Transport 8 kemudian melaporkan kejadian ini ke Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 WIB untuk meminta bantuan. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim SAR diberangkatkan menuju titik terakhir kapal yang diketahui menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan perkiraan waktu tempuh lima jam.

Basarnas Command Center (BCC) juga telah mengirimkan siaran radio ke seluruh saluran di kawasan terkait dan menyediakan peta prediksi digital untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR. Selain tim dari Kantor SAR Banjarmasin, upaya pencarian juga melibatkan helikopter SAR, armada pencarian dari KRI TNI AL, Polairud, serta potensi personel SAR lainnya.

Evakuasi Ratusan Penumpang

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginformasikan bahwa ratusan penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak telah berhasil dievakuasi. Berdasarkan ralat keterangan tertulis dari Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, data sementara menyebutkan 107 orang penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara enam orang dilaporkan meninggal dunia. Proses pencarian dan pendataan lebih lanjut masih terus berlangsung.

Upaya evakuasi dilakukan oleh Basarnas dengan bantuan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP. Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses penyelamatan.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Penyebab pasti kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 masih dalam tahap investigasi. Pihak berwenang akan mengusut berbagai faktor, mulai dari kondisi alam, faktor teknis kapal, hingga faktor manusia. Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin telah membuka posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk penanganan dan koordinasi intensif dengan pihak terkait, termasuk Basarnas, BUP PT. Pelindo, dan keagenan kapal.

Kapal tersebut diduga mengalami kemiringan dan hilang kontak di sekitar perairan Masalembo pada tanggal 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Berdasarkan data manifes, kapal membawa total 243 orang, terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 126 sopir dan kernet, serta 89 unit muatan kendaraan.

Cerita Korban Selamat

Salah satu korban selamat, Ahmad Saudi, menceritakan momen menegangkan saat kapal mulai miring. Ia terbangun dari tidurnya karena kepanikan penumpang yang berlarian. “Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan,” ungkap Ahmad.

Di tengah kepanikan, Ahmad berpegangan pada jendela dan berusaha bertahan di bagian atas kapal hingga perahu karet penyelamat tiba. Ia menduga banyak penumpang, terutama perempuan dan anak-anak yang berada di dalam kamar kelas ekonomi, terjebak karena kemiringan kapal yang terjadi begitu cepat tanpa peringatan.

Tinggalkan komentar