Guru Wanita di Magelang Diserang Pria Botak, Alami Luka Hingga Pingsan

MAGELANG – Seorang guru perempuan berinisial ED (29) di Kajoran, Kabupaten Magelang, menjadi korban penyerangan oleh seorang pria tak dikenal (OTK) pada Senin (21/9) dini hari. Korban sempat berusaha melindungi diri namun akhirnya pingsan akibat serangan tersebut, bahkan mengalami retak pada tulang tangannya.

Peristiwa nahas itu bermula ketika ED mendengar suara pintu digedor sekitar pukul 00.30 WIB. Saat ia membuka pintu kamar, seorang pria langsung menyerang dan memukul bagian kepala korban menggunakan sebuah benda. Kakak korban, Nastiti (31), mengungkapkan bahwa adiknya mengalami luka memar di tangan saat berusaha menangkis pukulan. Hasil rontgen menunjukkan adanya keretakan pada tulang tangan korban.

“Sama tangannya lebam untuk melindungi diri, ada retak hasil rontgen. Setelah dipukul adik pingsan, terus sadar pelaku sudah tidak ada, tapi belum ada yang menolong,” ujar Nastiti.

Menurut keterangan Nastiti, korban hanya mengingat bahwa pelaku adalah seorang laki-laki dengan kepala botak. Setelah kejadian, korban ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri dan pelaku telah melarikan diri.

Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat (PS Kasi Humas) Polresta Magelang, Ipda Ady Lilik Purbianto, membenarkan adanya laporan penyerangan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. “Kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Kami sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi,” kata Ady.

Tinggalkan komentar