Ditjen Hortikultura Tingkatkan Kapasitas Komunikasi Publik Lewat Pelatihan Jurnalistik

Bogor – Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi publik, jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) mengikuti program pelatihan intensif bertajuk The Classroom by detikcom. Kegiatan yang berlangsung pada 23-25 September 2026 di Bogor ini dirancang untuk memperkuat kapasitas internal dalam menyebarkan informasi program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) serta seluruh aktivitas Ditjen Hortikultura.

Peningkatan kemampuan publikasi ini diharapkan mampu membekali seluruh peserta agar dapat mengemas narasi mengenai kegiatan HDDAP dan program prioritas lainnya secara lebih efektif. Tahap awal pelatihan ini difokuskan pada Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat pusat, yang selanjutnya akan diperluas bagi SDM di daerah, termasuk para fasilitator lapangan.

The Classroom by detikcom dihadirkan sebagai platform pembelajaran praktis yang mempertemukan peserta dengan para pakar di bidang branding, komunikasi, dan jurnalistik. Melalui format lokakarya interaktif, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam dan pengalaman langsung untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif, kreatif, dan selaras dengan tuntutan publikasi digital masa kini.

Pelatihan ini menghadirkan praktisi ternama dari detikcom, di antaranya Redaktur Pelaksana detikNews Indah Mutiara Kami, Head of Brandstudio detikcom Okta Marfianto, dan Brand Strategist detikcom Octavianus Tri Endiarto. Mereka membagikan materi komprehensif yang mencakup jurnalistik dasar, strategi media sosial, hingga teknik pembuatan video.

Para pengajar memaparkan materi yang meliputi jurnalistik dasar, strategi media sosial, teknik bercerita (storytelling), desain strategis, hingga pembuatan video. Materi-materi ini disusun guna memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses produksi konten komunikasi publik yang informatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik audiens digital.

Dalam sesi Journalism & NewsCraft+, peserta dibekali teknik reportase, penulisan berita, dan etika jurnalistik. Pembelajaran ini krusial untuk mendukung diseminasi informasi program HDDAP dan kinerja Ditjen Hortikultura secara transparan kepada publik.

Lebih lanjut, materi Strategical Design, Storytelling & Social Media memberikan pemahaman mengenai strategi pengemasan pesan dan pengembangan narasi yang kuat. Peserta juga diajarkan cara mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif.

Peserta juga mendapatkan pelatihan Video Creation untuk mengasah keterampilan dalam memproduksi konten audiovisual. Fokus materi ini adalah agar peserta mampu menghasilkan video yang komunikatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan publikasi digital Ditjen Hortikultura.

Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan, Freddy Lumban Gaol, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan peningkatan kapasitas komunikasi publik ini. Menurutnya, penguatan di bidang komunikasi publik sangat penting untuk mendukung penyampaian informasi mengenai program dan kinerja pembangunan sektor hortikultura.

“Pelatihan publikasi media ini bertujuan agar peserta dapat mendiseminasi informasi tentang kegiatan kegiatan pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Hortikultura, dengan memenuhi kaidah-kaidah publikasi dan menarik bagi pembaca untuk memahami topik yang disampaikan,” ujar Freddy dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).

The Classroom by detikcom dikemas secara interaktif melalui berbagai aktivitas, termasuk ice breaking dan permainan Kahoot Games. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang dinamis dan mendorong partisipasi aktif peserta sepanjang kegiatan.

Selain menerima materi dan berbagi pengalaman, peserta Ditjen Hortikultura berkesempatan melakukan kunjungan media (media visit) ke studio detikcom. Kunjungan ini memberikan pengalaman langsung mengenai alur kerja redaksi dan produksi program berita profesional, mulai dari persiapan hingga penyajian konten kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mencoba pengalaman menjadi anchor podcast dan terlibat dalam produksi episode spesial detikPagi. Pengalaman ini memberikan gambaran praktis tentang proses produksi program media dan pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam menghasilkan konten berkualitas tinggi.

Tinggalkan komentar