Dua Kerangka Misterius Ditemukan di Tangerang dalam Seminggu

TANGERANG – Warga Kabupaten Tangerang digegerkan dengan penemuan dua kerangka manusia dalam kurun waktu sepekan. Hingga kini, asal-usul dan identitas kedua kerangka tersebut masih menjadi misteri yang coba dipecahkan oleh pihak kepolisian.

Penemuan pertama terjadi pada Kamis (17/9) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Perumahan Puri Jaya, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis. Seorang warga menemukan bagian yang diduga kerangka manusia saat sedang membersihkan lahan yang dipenuhi rumput liar. Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Polsek Pasar Kemis.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa polisi segera mendatangi lokasi. Bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan tim dari RSUD Balaraja, mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi temuan tersebut. Selain kerangka manusia, polisi juga menemukan satu unit ponsel merek Samsung dan sepasang sandal di dekat lokasi.

“Barang-barang tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Ipda Ahmad Dasuki pada Jumat (18/9/2026). Kerangka itu kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik guna mengidentifikasi korban dan penyebab kematian.

Hanya berselang sepekan, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 16.00 WIB, warga Pasar Kemis kembali menemukan diduga kerangka manusia di lahan kosong Kampung Sondol, Kuta Bumi. Kali ini, penemuan dilakukan oleh seseorang yang sedang mencari rumput.

Saksi melaporkan melihat sejumlah tulang yang menyerupai kerangka manusia. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bagian-bagian tulang lainnya. Ipda Ahmad Dasuki membenarkan adanya temuan ini dan menyatakan bahwa polisi telah melakukan pengecekan serta olah TKP.

“Dari hasil pemeriksaan awal memang ditemukan kerangka yang diduga merupakan kerangka manusia,” kata Ipda Ahmad Dasuki pada Jumat (25/9/2026). Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, menunggu hasil pemeriksaan medis, dan mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitar untuk mencari kemungkinan adanya laporan orang hilang.

Polisi juga belum menemukan bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana dalam kedua peristiwa tersebut. Kerangka kedua juga telah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada anggota keluarga yang hilang atau temuan mencurigakan lainnya.

Tinggalkan komentar