Pembangunan daerah merupakan fondasi krusial untuk mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan pembangunan tercermin tidak hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah daerah (pemda) dalam menyajikan layanan publik berkualitas, menjaga kelestarian lingkungan, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta menyediakan hunian yang layak bagi seluruh masyarakat.
Dalam upaya penyediaan hunian yang layak dan terjangkau, pemda memegang peranan penting dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, sebuah program prioritas nasional yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap rumah.
Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri), sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah, terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mengakselerasi implementasi program-program prioritas nasional di daerah, termasuk Program 3 Juta Rumah.
Upaya ini diperkuat melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi, sebuah ajang yang diselenggarakan oleh detikcom bersama Kemendagri. Acara ini memberikan penghargaan kepada pemda dengan kinerja terbaik dalam berbagai bidang, meliputi pengelolaan sampah dan lingkungan asri, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, perluasan akses pendidikan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.
Sebelumnya, acara serupa telah digelar di berbagai kota, antara lain Batam (Regional Sumatera), Bali (Regional Jawa dan Bali), dan Balikpapan (Regional Kalimantan). Diharapkan melalui penghargaan ini, pemda semakin terdorong untuk menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Penghargaan Jadi Momentum Perkuat Implementasi Program 3 Juta Rumah
Pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang berhasil mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen daerah dalam penyediaan hunian yang layak.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa penghargaan kepada pemda berprestasi dapat disertai dengan bentuk dukungan dari kementerian atau lembaga terkait. “Sehingga saya mengundang rekan-rekan menteri atau pimpinan lembaga yang ingin memanfaatkan acara ini, kalau mau juga memberikan penghargaan, silakan,” ujar Tito, dikutip dari laman Kemendagri, Kamis (17/9/2026).
Menurut Tito, langkah ini telah diimplementasikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kementerian tersebut memberikan kuota bedah rumah kepada daerah yang menerima penghargaan dalam kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah. “Kalau tadi yang lain diberikan dalam bentuk penghargaan insentif fiskal, jadi bukan untuk pribadi, itu dimasukkan dalam APBD tidak tunai, tapi langsung masuk rekening nanti, rekening keuangan daerah. Khusus untuk perumahan, memberikannya dalam bentuk kuota bedah rumah,” jelas Tito.
Dukungan dalam bentuk kuota bedah rumah ini menjadi contoh konkret bagaimana penghargaan kepada pemerintah daerah dapat diikuti dengan bantuan nyata untuk memperluas akses hunian yang layak bagi masyarakat.
Implementasi Program 3 Juta Rumah sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemda. Pemda memiliki posisi strategis karena bersinggungan langsung dengan penyediaan lahan, perizinan, regulasi daerah, hingga pemberian berbagai kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian.
Gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi diharapkan dapat memacu pemda untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menghadirkan terobosan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Penghargaan ini juga diharapkan memicu persaingan positif antardaerah dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi akan diselenggarakan pada Jumat, 18 September 2026, pukul 19:00 WITA. Acara ini dapat disaksikan secara langsung di detikcom dan detikSulsel.