Sebanyak 42 perguruan tinggi di Indonesia berhasil masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya berlokasi di Jawa Barat. Universitas Indonesia (UI) menempati posisi teratas sebagai kampus terbaik di Jawa Barat sekaligus di Indonesia.
UI, yang berlokasi di Depok, menempati peringkat 651-700 di tingkat dunia. Kampus-kampus lain di Jawa Barat yang masuk dalam daftar THE WUR 2027 berada di peringkat di atas 1.000 dunia.
Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di Indonesia, dengan hampir 600 institusi, mayoritas adalah perguruan tinggi swasta. Namun, dalam pemeringkatan global THE WUR 2027, hanya tujuh perguruan tinggi yang berhasil meraih peringkat dunia, dan sebagian besar adalah perguruan tinggi negeri (PTN).
Daftar 7 Kampus Terbaik di Jawa Barat Versi THE WUR 2027
Berikut adalah tujuh perguruan tinggi di Jawa Barat yang masuk dalam pemeringkatan THE WUR 2027:
- Universitas Indonesia (UI)
Peringkat nasional: 1 - Universitas Padjadjaran (Unpad)
Peringkat nasional: 4 - Institut Teknologi Bandung (ITB)
Peringkat nasional: 10 - IPB University
Peringkat nasional: 12 - Telkom University
Peringkat nasional: 17 - UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Peringkat nasional: 24 - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Peringkat nasional: 32
Universitas Padjadjaran (Unpad) menempati peringkat 1.001-1.200 dunia, dan di tingkat nasional menduduki posisi keempat, mengungguli ITB dan IPB University.
Selain tujuh kampus yang berstatus ‘Ranked’, beberapa perguruan tinggi lain di Jawa Barat juga masuk dalam penilaian THE WUR 2027 namun berstatus ‘Reporter’ karena belum memenuhi kriteria pemeringkatan global. Di antaranya adalah Universitas Swadaya Gunung Jati (Cirebon), Institut Pendidikan Indonesia (Garut), ITENAS Bandung, Nusa Putra University (Sukabumi), Universitas Katolik Parahyangan (Bandung), dan President University (Bekasi).
Pemeringkatan THE WUR 2027 menggunakan lima pilar inti sebagai kriteria penilaian utama. Kelima pilar tersebut meliputi pengajaran (lingkungan belajar) dengan bobot 29,5%, lingkungan penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi) sebesar 29%, kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan, dan pengaruh) sebesar 30%, pandangan internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian) dengan 7,5%, serta industri (pendapatan dan paten) sebesar 4%. Setiap indikator dinilai dengan skala 0-100 untuk menentukan skor akhir universitas.
Komentar