42 Kampus Indonesia Terbaik versi THE WUR 2027, Ini Daftarnya

Simak daftar 42 perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (THE WUR) 2027, termasuk PTN dan PTKIN.

42 Kampus Indonesia Bersaing di THE WUR 2027, Ini Daftarnya
Ilustrasi pendidikan tinggi. Foto: iStock

Sebanyak 42 perguruan tinggi di Indonesia berhasil masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (THE WUR) 2027. Perilisan daftar bergengsi ini dilakukan pada Rabu, 30 September 2026, dengan mayoritas didominasi oleh universitas negeri.

Dari 42 perguruan tinggi tersebut, 32 di antaranya merupakan universitas negeri yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), serta perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang berada di bawah Kementerian Agama.

Pemeringkatan THE WUR 2027 mengevaluasi universitas berdasarkan 17 indikator kinerja yang terbagi dalam lima kriteria inti. Kelima kriteria tersebut meliputi lingkungan pengajaran (29,5%), lingkungan riset (29%), kualitas riset (30%), pandangan internasional (international outlook, 7,5%), dan kontribusi industri (4%).

PTN Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2027

Berikut adalah daftar perguruan tinggi negeri dan PTKIN di Indonesia yang masuk dalam THE WUR 2027:

  • Universitas Indonesia (UI): Peringkat 651-700
  • Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: Peringkat 801-1.000
  • Universitas Gadjah Mada (UGM): Peringkat 801-1.000
  • Universitas Padjadjaran (Unpad): Peringkat 1.001-1.200
  • Universitas Sebelas Maret (UNS): Peringkat 1.001-1.200
  • Universitas Airlangga (Unair): Peringkat 1.201-1.400
  • Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang: Peringkat 1.201-1.400
  • Universitas Diponegoro (Undip): Peringkat 1.401-1.600
  • Institut Teknologi Bandung (ITB): Peringkat 1.401-1.600
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Peringkat 1.401-1.600
  • IPB University: Peringkat 1.401-1.600
  • Universitas Brawijaya (UB): Peringkat 1.401-1.600
  • Universitas Negeri Malang (UM): Peringkat 1.601-1.800
  • Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta: Peringkat 1.601-1.800
  • Universitas Syiah Kuala (USK): Peringkat 1.601-1.800
  • Universitas Mataram (Unram): Peringkat 1.601-1.800
  • Universitas Hasanuddin (Unhas): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung: Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Udayana (Unud): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Andalas (Unand): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Negeri Padang (UNP): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Negeri Semarang (Unnes): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Sumatera Utara (USU): Peringkat 1.801-2.000
  • Universitas Halu Oleo (UHO): Peringkat 2.001+
  • Universitas Jember (Unej): Peringkat 2.001+
  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ): Peringkat 2.001+
  • Universitas Negeri Surabaya (Unesa): Peringkat 2.001+
  • Universitas Sriwijaya (Unsri): Peringkat 2.001+
  • Universitas Trunojoyo Madura: Peringkat 2.001+
  • Universitas Lampung (Unila): Peringkat 2.001+

Penjelasan Indikator THE WUR Terbaru

Pilar ‘Teaching’ atau lingkungan pengajaran, yang menyumbang 29,5% dari total penilaian, diukur berdasarkan survei reputasi akademik yang dilakukan antara November 2025 hingga Februari 2026. Indikator ini mencakup reputasi pengajaran, rasio staf terhadap mahasiswa, rasio gelar doktor terhadap sarjana, rasio gelar doktor yang diberikan kepada staf akademik, dan pendapatan institusional.

Lingkungan riset, dengan bobot 29%, dinilai berdasarkan reputasi riset, pendapatan penelitian, dan produktivitas penelitian. Reputasi riset juga diperoleh dari survei, sementara pendapatan penelitian dihitung berdasarkan jumlah staf akademik yang disesuaikan dengan daya beli (PPP). Produktivitas riset mengukur kemampuan kampus dalam menerbitkan makalah di jurnal ilmiah terindeks Scopus Elsevier per peneliti, yang disesuaikan dengan ukuran institusi dan bidang studi.

Kualitas riset (30%) mengevaluasi peran universitas dalam penyebaran pengetahuan dan gagasan baru melalui indikator dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset, dengan data yang diperoleh dari Elsevier.

Kriteria ‘international outlook’ (7,5%) mengukur daya tarik universitas bagi mahasiswa dan staf internasional, serta kemampuannya dalam membangun kolaborasi global. Indikatornya meliputi proporsi mahasiswa internasional, proporsi staf internasional, dan kolaborasi internasional.

Terakhir, kriteria ‘industry’ (4%) berfokus pada pendapatan dari industri dan paten, yang menunjukkan kemampuan universitas dalam berinovasi, menghasilkan penemuan, dan memberikan konsultasi bagi industri, serta kemampuannya menarik pendanaan komersial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *