JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bersama-sama melaksanakan program penghijauan secara serentak dan masif. Program ini mencakup penanaman pohon di berbagai lokasi, mulai dari lingkungan tempat tinggal hingga lahan-lahan yang belum dimanfaatkan.
Gerakan penghijauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Arahan tersebut menuntut respons aktif dari daerah, termasuk NTT, melalui partisipasi pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat.
“Jadi, mulai dari provinsi dan seluruh kabupaten yang ada di NTT, kita semua akan melakukan penghijauan,” ujar Ribka dalam keterangan tertulis pada Senin (21/9/2026).
Ribka menekankan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak terbatas pada area tertentu, melainkan dapat dilakukan di mana saja, baik di lingkungan rumah pribadi maupun di ruang-ruang publik.
“Baik di rumah masing-masing, maupun di tempat-tempat umum, di mana saja kita melakukan penanaman,” tambahnya.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang digagas oleh pemerintah pusat.
“Kebijakan ini harus kita semua menindaklanjuti agar seluruh masyarakat NTT itu menanam di lahan-lahan kosong baik di halaman rumah, di kebun-kebun, ataupun di tanah-tanah kosong yang masih banyak,” jelas Melkiades.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi NTT akan memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan bibit tanaman yang akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Diharapkan langkah ini dapat memperluas cakupan penghijauan, menjadikan lingkungan NTT lebih asri dengan pepohonan yang rindang, serta meningkatkan kesehatan masyarakat.
Melkiades juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan berbagai pihak terkait untuk ikut serta menyebarluaskan gerakan penghijauan di NTT. Pelibatan yang luas dari berbagai pihak dinilai krusial agar program penanaman dapat dilaksanakan secara optimal di seluruh wilayah.
“Rekan-rekan media tolong sebarkan imbauan untuk menghijaukan NTT, menanam semua lahan-lahan kosong yang ada untuk membuat NTT ini menjadi asri,” tandasnya.