Sekuriti Lapangan Padel di Bekasi Otaki Pencurian Raket Rp 30 Juta

BEKASI – Polisi berhasil mengungkap fakta baru terkait kasus pencurian raket padel merek Babolat senilai Rp 30 juta di Lions Padel Society, Jakasetia, Kota Bekasi. Pelaku utama aksi pencurian ini ternyata adalah seorang petugas keamanan (sekuriti) berinisial AES (27).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya menjelaskan bahwa tidak ada tanda-tanda pembobolan maupun perusakan pada properti lapangan padel tersebut. AES, yang bertugas sebagai sekuriti, diduga sengaja membiarkan ruang resepsionis tempat raket dipajang dalam keadaan tidak terkunci.

“Tidak terdapat pembobolan ataupun perusakan di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AES selaku petugas keamanan sengaja membiarkan ruang resepsionis dalam keadaan tidak terkunci, kemudian berpura-pura pergi mandi,” kata Kompol Verdika dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Terungkapnya peran AES ini juga menunjukkan adanya kerja sama dengan FNU (27), yang diketahui adalah istrinya sendiri. FNU kemudian mengambil raket Babolat yang terpajang di ruang resepsionis dengan mudahnya.

“Kondisi tersebut telah diinformasikan kepada FNU agar dapat masuk dan mengambil raket sesuai rencana mereka,” imbuh Verdika.

Setelah berhasil mendapatkan raket padel tersebut, kedua pelaku kemudian meminta bantuan rekannya berinisial BVS (21) untuk menjual barang curian itu. BVS membantu menawarkan raket melalui Facebook Marketplace dan melakukan transaksi langsung dengan calon pembeli.

“BVS membantu menawarkan barang melalui Facebook Marketplace dan menemui calon pembeli untuk melakukan transaksi secara langsung atau COD,” jelas Verdika.

Meskipun belum sempat terjual, polisi berhasil mengamankan raket padel beserta selembar kuitansi pembelian dari para pelaku. Kuitansi tersebut menjadi bukti penting dalam mencocokkan kepemilikan dan spesifikasi raket dengan barang yang ditemukan petugas.

“Kuitansi tersebut digunakan untuk mencocokkan kepemilikan dan spesifikasi raket dengan barang yang kami temukan. Kesesuaiannya menjadi bagian penting dalam menghubungkan barang bukti dengan laporan korban,” ujar Verdika.

Kasus pencurian raket padel ini sempat viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan seorang perempuan berjaket hoodie dan bermasker dengan mudahnya mengambil raket dari pajangan.

Pihak pengelola lapangan padel melaporkan peristiwa pencurian yang terjadi pada Senin (21/9) sekitar pukul 05.05 WIB. Ketiga pelaku akhirnya berhasil ditangkap di SPBU kawasan Kota Bintang, Jalan KH Noer Ali, Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, pada Selasa (22/9) sekitar pukul 14.58 WIB.

Tinggalkan komentar