Polres Ketapang Atasi Krisis Air Bersih dengan Teknologi Mobile Water Treatment

Desa Tanjung Baik Budi di Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, tengah dilanda krisis air bersih yang berdampak pada kebutuhan sehari-hari warga. Menanggapi kondisi tersebut, Polres Ketapang segera mengambil tindakan dengan mengerahkan unit Mobile Water Treatment (MWT) untuk memberikan bantuan.

Kegiatan penyaluran bantuan air bersih ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama. Ia menjelaskan bahwa krisis air di Desa Tanjung Baik Budi disebabkan oleh kombinasi faktor cuaca dan posisi geografis daerah pesisir, yang memerlukan penanganan cepat.

“Desa Tanjung Baik Budi, Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU), saat ini mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena kondisi cuaca dan posisi geografis di daerah pesisir sehingga perlu mendapatkan perhatian dan penanganan secara cepat,” kata AKBP Putra Pratama.

Unit MWT yang dioperasikan oleh Polres Ketapang memiliki kemampuan untuk mengolah berbagai jenis air baku menjadi air bersih yang layak konsumsi. Teknologi yang diterapkan meliputi sistem filtrasi, sinar ultraviolet (UV), hingga membran reverse osmosis (RO), yang memungkinkan air hasil olahan dapat langsung diminum.

Kapolres Ketapang mengungkapkan bahwa kapasitas produksi MWT bervariasi tergantung pada sumber air baku. Jika menggunakan air asin, kendaraan ini mampu memproduksi sekitar 400 liter air bersih per jam. Sementara itu, jika menggunakan air biasa atau air parit yang masih memungkinkan untuk diolah, kapasitas produksinya bisa mencapai 2.000 liter per jam. Perbedaan ini disebabkan oleh kompleksitas proses pengolahan yang disesuaikan dengan karakteristik setiap sumber air.

“Kepolisian tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan serta solusi terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar AKBP Putra Pratama, menekankan peran ganda Polri.

Dalam operasi tersebut, Polres Ketapang berhasil menyalurkan total 15.000 liter air bersih kepada warga. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang, yang turut didukung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo.

“Harapannya, semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat dan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri kepada warga,” tutup AKBP Putra Pratama.

Tinggalkan komentar