Pertemuan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) bukan hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa. Momen ini menandai kembalinya rivalitas panas kedua tim ke stadion megah tersebut setelah tujuh tahun absen, sekaligus mencetak sejarah baru dengan berakhirnya pertandingan secara aman dan kondusif, baik di dalam maupun di luar arena.
Terakhir kali kedua tim dengan basis suporter besar ini bersua di GBK adalah pada 10 Juli 2019. Kala itu, pertandingan berlangsung ketat dan berakhir imbang 1-1. Kini, setelah tujuh tahun berlalu, GBK kembali menjadi saksi bisu duel klasik sepak bola Indonesia, namun kali ini dengan cerita yang berbeda.
Ribuan suporter memadati stadion, membawa warna, nyanyian, dan semangat dukungan bagi klub kebanggaan masing-masing. Pertandingan disaksikan dengan penuh antusiasme, namun yang paling penting, para suporter meninggalkan kawasan stadion dengan tertib. Sepak bola kembali menghadirkan kegembiraan tanpa mengorbankan keamanan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengapresiasi kedewasaan semua pihak yang berkontribusi dalam menjaga kondusivitas pertandingan. “Tujuh tahun kita menunggu momentum ini. Hari ini kita melihat bahwa rivalitas dan kecintaan kepada klub dapat berjalan bersama dengan rasa saling menghormati. Yang paling penting, pertandingan selesai, masyarakat aman, dan semua bisa kembali kepada keluarga di rumah,” ujarnya.
Budi Hermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat, termasuk personel Polri dan TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, panitia pelaksana, steward, The Jakmania, pendukung Persib Bandung, serta seluruh masyarakat yang telah turut menjaga situasi. Ia menekankan bahwa pertandingan Persija-Persib kali ini membawa pesan positif bagi sepak bola Indonesia, di mana rivalitas di lapangan dapat berjalan seiring dengan tumbuhnya rasa saling menghormati dan tanggung jawab menjaga keamanan di luar lapangan.
“Selamat kepada Persija. Terima kasih kepada semua yang telah menjaga pertandingan dan Jakarta tetap aman. Hati-hati dalam perjalanan, selamat kembali ke rumah dan keluarga masing-masing. Semoga suasana seperti ini terus kita jaga bersama,” pungkasnya.